Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menhub, Menkes, Kapolri, Dan Kepala BNPB Cek Kedatangan Internasional Di Bandara Soetta

Sabtu, 25 Desember 2021 12:09 WIB
Dari kiri: President Director AP II Muhammad Awaluddin, Kepala BNPB Suharyanto, Menhub Budi Karya Sumadi, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meninjau Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/12). (Foto: Humas AP II)
Dari kiri: President Director AP II Muhammad Awaluddin, Kepala BNPB Suharyanto, Menhub Budi Karya Sumadi, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meninjau Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/12). (Foto: Humas AP II)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau kedatangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/12). Bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, dan President Director of PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Peninjauan ini ditujukan untuk melihat langsung proses kedatangan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), yang baru mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

 

 

Berita Terkait : Mahfud MD Cek Keamanan Katedral Bareng Brimob

Pengecekan dilakukan di Terminal 3 pada Jumat (24/12) sekitar 14.30 WIB. Khususnya di area kedatangan internasional, termasuk sentra vaksinasi Covid-19 bagi penumpang pesawat.

Setelah melakukan peninjauan, Menhub Budi Karya Sumadi meminta agar kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri dikonsentrasikan ke Terminal 2F, untuk meringankan operasional Terminal 3.

Menhub mengatakan, ada sekitar 3.000 - 4.000 kedatangan internasional per hari di Bandara Soekarno-Hatta, termasuk PMI.

"Kami sudah minta AP II untuk aktifkan Terminal 2F. Saya harap, kepulangan PMI bisa terkonsentrasi di sana. Supaya tidak ada konsentrasi yang banyak di Terminal 3. Saya minta, ini dilakukan segera dan sistematis, agar PMI dapat layanan yang baik dan cepat,” ujar Menhub.

Berita Terkait : Jelang Nataru, Mendagri Minta Kepala Daerah Antisipasi Kegiatan Yang Picu Kerumunan

Menhub menambahkan, pihaknya juga sudah meminta Damri untuk mengoperasikan lebih banyak armada, agar bisa mengantar WNI dari Bandara Soekarno-Hatta ke lokasi karantina (Wisma Atlet, Rusun Pasar Rumput atau Wisma Nagrak).

Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya sudah mengevaluasi dan memberikan sejumlah masukan, agar proses kedatangan penumpang internasional bisa semakin baik lagi.

“Ada beberapa langkah yang memanfaatkan teknologi informasi dan bersinergi antara petugas yang ada untuk memastikan seluruh tahapan kedatangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta. Mulai dari masuk,.sampai mengarah ke hotel lokasi karantina. Semuanya berjalan,” jelas Kapolri.

Kapolri meminta kepada seluruh petugas agar melaksanakan dan mengawasi proses pemeriksaan dan karantina.

Berita Terkait : Menhub Buka Pameran Dan Luncurkan Buku Foto Transportasi Di Bandara Soetta

Di Terminal 3, Kapolri juga melakukan video conference dengan personel di Pos Lintas Batas Negara (PLBN),.untuk memastikan prosedur kedatangan internasional di tengah pandemi berjalan baik.

Sementara itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin menuturkan, saat ini antrean keberangkatan WNI dari Bandara Soekarno-Hatta untuk menuju lokasi karantina (Wisma Atlet, Rusun Pasar Rumput atau Wisma Nagrak) sudah lebih cepat.

“Kami sudah cek, terima kasih kepada TNI dan Polri, kita pastikan antrean (dari Bandara Soekarno-Hatta ke lokasi karantina) lebih cepat dan tidak berjubel,” jelas Menkes.
 Selanjutnya