Dewan Pers

Dark/Light Mode

Awal 2022, Indonesia Terima Hampir 1 Juta Vaksin Pfizer Dari Italia

Sabtu, 1 Januari 2022 20:22 WIB
Kedatanga. vaksin pfizer dari Italia tiba di Indonesia, Sabtu (1/1). (Foto: Dok. Kemeninfo)
Kedatanga. vaksin pfizer dari Italia tiba di Indonesia, Sabtu (1/1). (Foto: Dok. Kemeninfo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong mengatakan, membuka tahun 2022, Indonesia menerima kedatangan vaksin Covid-19 sebanyak hampir sejuta dosis vaksin Pfizer donasi dari Pemerintah Italia.

“Kedatangan pertama vaksin Covid-19 di Indonesia pada 2022 kita terima hari ini, Sabtu (1/1). Vaksin yang tiba adalah 999.180 dosis vaksin Pfizer, sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Italia,” ujar Usman, Sabtu (1/1).

Usman mengatakan vaksin yang mendarat di Jakarta tersebut, didapatkan melalui skema kerja sama COVAC. Dengan kedatangan kali ini, maka total jumlah vaksin yang telah diterima Indonesia 469.326,345 dosis, baik dalam bentuk vaksin jadi maupun bahan baku.

Berita Terkait : Perkuat Daya Gedor, Macan Putih Gaet Striker Asal Persikabo

Lebih lanjut Usman mengatakan kedatangan vaksin yang berkelanjutan tanpa mengenal pergantian tahun, adalah wujud komitmen pemerintah dalam penyediaan vaksin Covid di tanah air.

Usman berharap partisipasi aktif masyarakat untuk segera melengkapi vaksinasi baik bagi diri sendiri maupun orang-orang terdekatnya.

“Vaksinasi dan protokol kesehatan adalah upaya perlindungan kesehatan yang saat ini tidak boleh ditinggalkan, termasuk guna mengantisipasi varian Omicron yang kasusnya terus bertambah,” tegas Usman.

Berita Terkait : Angelo Happy Dengan Penampilan 4 Pemain Anyar Persija

Diketahui, per 31 Desember 2021, total jumlah kasus konfirmasi Omicron di Indonesia 136 orang.

Kementerian Kesehatan telah menyampaikan, bahwa varian ini memiliki tingkat penularan yang tinggi tapi dengan risiko sakit berat yang rendah. "Meski demikian, kita harus tetap waspada karena situasi Covid-19 masih sangat dinamis dan cepat berubah serta segera melakukan vaksinasi,” ujar Usman.

Usman mengimbau masyarakat untuk masih tetap menahan diri dan bijak dalam melakukan mobilitas, terlebih untuk perjalanan ke luar negeri.

Berita Terkait : Putaran 2, Maung Bandung Siap Berpetualang Di Bali

“Di rumah saja dulu. Libur awal tahun bisa tetap bermakna dengan cara menghabiskan waktu bersama keluarga, di lingkungan tempat tinggal yang telah kita yakini penegakan protokol kesehatannya,” ujar Usman. [SRI]