Dark/Light Mode

KSP: Pembukaan Travel Bubble Batam–Bintan Dan Singapura Bukan Keputusan Sekejap, Sudah Diperhitungkan

Senin, 24 Januari 2022 20:17 WIB
Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta. (Foto:Dok. KSP)
Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta. (Foto:Dok. KSP)

 Sebelumnya 
Febry menilai, travel bubble tersebut menjadi momentum penting setelah dua tahun pariwisata di Kepulauan Riau lesu akibat pandemi.

Dibukanya kembali destinasi wisata di Batam dan Bintan untuk wisatawan mancanegara, akan membuat ekonomi di dua wilayah tersebut menggeliat kembali.

Baca juga : Pembangunan Dan Pemindahan IKN Dilakukan Bertahap Hingga 2045

“Lagoi Bintan dan KEK Nongsa merupakan pusat pariwisata dan industri digital yang dapat memberikan multiplier effect yang tinggi terhadap masyarakat di sekitarnya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, mulai Senin (24/1) pemerintah resmi membuka travel bubble atau pembukaan zona batas lintas negara antara Indonesia dengan Singapura, di wilayah Batam dan Bintan Kepulauan Riau.

Baca juga : KSP: Pemangkasan Durasi Karantina Sudah Pertimbangkan Tinjauan Medis

Keputusan ini diambil untuk mendorong kegiatan pariwisata di dua wilayah tersebut. Terlebih lagi, status kedua wilayah sudah level satu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi turis asing saat berkunjung di Batam dan Bintan.

Baca juga : Taiwan Dan China Kobarkan Permusuhan Di Awal Tahun

Syarat tersebut diantaranya wisatawan asing sudah mendapat vaksin dosis lengkap minimal 14 hari sebelum berangkat, menunjukkan tes PCR negatif yang sampelnya diambil maksimal 3x24 jam, registrasi E-HAC, punya kepemilikan asuransi sebesar 30.000 dolar Singapura, serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi, dan Bluepass. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.