Dark/Light Mode

Soal Tudingan Intervensi Kasus e-KTP

Jokowi Bantah Agus Rahardjo

Selasa, 5 Desember 2023 08:20 WIB
Presiden Joko Widodo menjawab pertanyaan wartawan terkait pernyataan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo tentang penghentian kasus hukum mantan Ketua DPR Setya Novanto pada korupsi e-KTP di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/12/2023). (Foto: Randy Tri Kurniawan/Rakyat Merdeka/RM.id)
Presiden Joko Widodo menjawab pertanyaan wartawan terkait pernyataan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo tentang penghentian kasus hukum mantan Ketua DPR Setya Novanto pada korupsi e-KTP di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/12/2023). (Foto: Randy Tri Kurniawan/Rakyat Merdeka/RM.id)

 Sebelumnya 
Meski begitu, Jokowi enggan menanggapi wacana soal hak interpelasi DPR terkait dugaan intervensi dirinya pada kasus korupsi e-KTP. “Enggak mau menanggapi itu saya,” pungkasnya.

Bantahan juga datang sebelumnya dari Mensesneg Pratikno. Dia mengaku, tidak merasa dan tidak ingat apakah ada pertemuan antara Jokowi dengan Agus sehubungan kasus korupsi e-KTP yang menyeret Setnov.

Pratikno menekankan, Jokowi mendukung proses hukum terhadap Setnov hingga divonis. “Sebagaimana kita tahu, proses hukum Pak Setnov tetap berjalan pada waktu itu dan Pak Setnov telah dijatuhi hukuman yang berat,” kata Pratikno.

Baca juga : Disebut Minta Kasus e-KTP Dihentikan, Jokowi Pertanyakan Motif Agus Rahardjo

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia pun nggak yakin Jokowi intervensi KPK. Apalagi, kata dia, sampai marah-marah.

Bahlil tidak yakin bila Jokowi marah-marah seperti yang diungkap Agus. Menurutnya, Jokowi bila sedang marah tidak pernah sampai membentak-bentak.

“Mohon maaf, yang saya tahu Pak Jokowi kalau marah bukan suaranya yang besar, nggak pernah tuh suara besar Pak Jokowi. Jadi, berbeda sekali antara yang diutarakan dengan apa yang saya lihat selama menjadi anggota kabinet,” tambahnya.

Baca juga : Kaesang Tantang Mantan Ketua KPK

Menurut Bahlil, bila Jokowi marah atau tidak berkenan hatinya, maka Jokowi akan diam. Dia tidak akan menunjukkan kemarahannya apalagi sampai membentak-bentak. “Boleh tanya mantan menteri dan menterinya atau orang yang pernah dekat dengan presiden Jokowi,” ungkapnya.

Bahlil menyebutkan, perlu adanya bukti bila Jokowi disebut marah-marah apalagi sampai membentak-bentak. “Jadi apa yang disampaikan bentak-bentak, rasanya sih menurut saya ya perlu dicek lah siapa saksinya. Tapi rasanya sih, saya kurang percaya,” tandasnya.

Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasir Djamil menganggap, tudingan Agus soal Jokowi intervensi KPK merupakan persoalan serius. Menurutnya bantahan Istana belum cukup. “Seharusnya, mereka melaporkan Agus ke aparat penegak hukum,” katanya.

Baca juga : Soal Kasus e-KTP, Pengamat: Agus Rahardjo Dan Jokowi Harus Klarifikasi

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 5/12/2023 dengan judul Soal Tudingan Intervensi Kasus e-KTP, Jokowi Bantah Agus Rahardjo

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.