Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Butuh Kolaborasi Yang Tepat Untuk Menanganinya
Kemiskinan Ekstrem Banyak Terdapat Di Kampung Kumuh
Senin, 19 Februari 2024 07:30 WIB
Sebelumnya
Kemiskinan ekstrem banyak ditemukan di wilayah perkampungan kumuh. Seperti wilayah yang baru saja didatangi Kemenko PMK di Kota Medan, Sumatera Utara, pada akhir pekan. Tepatnya, Belawan Bahari.
Wilayah tersebut masuk dalam area yang membutuhkan perhatian serius. Area kumuh seperti ini perlu dibangun sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem.
“Kami berharap semoga dalam waktu yang tidak lama kawasan ini bisa menjadi daerah yang nyaman, sehat, dan menginspirasi bagaimana Pemerintah menyelesaikan kemiskinan ekstrem terutama di wilayah-wilayah kumuh,” kata Muhadjir.
Baca juga : Audit Forensik Sirekap KPU!
Belawan Bahari merupakan contoh dari kawasan miskin ekstrem yang ada di Indonesia. Bahkan, berdasarkan informasi yang didapatkan Muhadjir, kawasan ini merupakan wilayah yang sering kali terendam banjir rob saat air laut pasang.
Kemudian, Kawasan Belawan Bahari juga memiliki permasalahan lingkungan yang cukup buruk. Seperti, banyaknya sampah, kurangnya drainase, air bersih dan banyak rumah tidak layak huni.
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama berbagai instansi terkait melakukan penataan ulang kawasan Belawan Bahari. Pemerintah memanfaatkan road map pembangunan menyeluruh dan jangka panjang.
Baca juga : Golkar Bakal Usung Petahana Di Pilkada
Upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian PUPR, di antaranya melakukan pengerjaan saluran drainase, normalisasi saluran pipa, konstruksi air bersih dengan reservoir glass steel, pembangunan jalan lingkungan, ruang terbuka publik.
Juga, lokasi penjemuran ikan, termasuk juga pembangunan rumah tidak layak huni yang amblas terkena rob.
Selain itu, Kementerian PUPR juga berencana membangun rumah susun untuk menjadi kawasan rumah layak huni untuk warga Kawasan Belawan Bahari.
Baca juga : Mentan Harus Berani Kotor, Tapi Bukan Calon Koruptor
Kemudian, untuk penanganan banjir rob, juga dibangun 7 pintu air yang akan mengalirkan air rob supaya tidak menggenangi pemukiman warga.
“Dari pemaparan pihak Kementerian PUPR, pembangunan kawasan Belawan Bahari ini masih sekitar 30 persen, dan masih perlu waktu. Tapi InsyaAllah 2024 ini akan kita tuntaskan,” tandas Muhadjir.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya