Dark/Light Mode

Memasuki Musim Kemarau

KLHK Pantau Ribuan Desa Rawan Karhutla

Minggu, 19 April 2020 08:11 WIB
Ilustrasi aksi tim Manggala Agni, saat memadamkan kebakaran lahan hutan gambut di Desa Pulau Semambu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. (Foto: Antara)
Ilustrasi aksi tim Manggala Agni, saat memadamkan kebakaran lahan hutan gambut di Desa Pulau Semambu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Memasuki musim kemarau, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mulai gencar melakukan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemantauan difokuskan kepada 1.040 desa rawan karhutla. Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Basar Manullang mengatakan, petugas Manggala Agni rutin melakukan kegiatan patroli terpadu dan patroli pencegahan karhutla sejak awal April.

Baca Juga : THR Aman, Kalau Gaji Ke-13 Gimana?

"Patroli terpadu pencegahan yang beranggotakan tim Manggala Agni, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Patroli dilaksanakan di 440 desa rawan karhutla. Sedangkan patroli mandiri yang dilakukan oleh Manggala Agni, dilaksanakan di 600 desa rawan karhutla,” ungkap Basar di Jakarta, Sabtu (18/4).

Selain memantau desa rawan karhutla, Basar mengungkapkan, pihaknya juga melakukan sosialisasi pencegahan dan penanganan wabah virus Corona (Covid-19).

Baca Juga : Pemerintah Mulai Sebar BLT Corona Bulan Ini

Di samping itu, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan dengan menggunakan cuka kayu. “Penyemprotan disinfektan ini dilakukan oleh Manggala Agni di wilayah Sumatera dan Kalimantan, bersama anggota TNI, Polri, dan para pihak lainnya. Penyemprotan dilakukan pada tempat yang biasanya ramai orang berkumpul dan tempat-tempat ibadah,” ungkap Basar.

Selain penyemprotan disinfektan, Basar mengungkapkan, pihaknya memberikan bantuan sembako untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Corona.
 Selanjutnya