Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Disuruh Jokowi Cuma Nanam Singkong
Prabowo Girang Banget
Kamis, 24 September 2020 07:44 WIB
Sebelumnya
Menurut dia, singkong memiliki turunan cadangan pangan yang lain. Seperti tepung sebagai bahan dasar pembuatan kue, roti, mie instan, dan biskuit. Apalagi saat ini singkong sebagai salah satu komoditi diversifikasi pangan. “Indonesia menjadi konsumen mie kedua terbesar di dunia. Penanaman sing kong bisa menekan impor bahan baku,” tuturnya.
Menurut Prabowo, tugasnya itu tidak akan bertabrakan dengan tugas Kementerian Pertanian (Kementan). Kementan akan mengurus padi, sedangkan Kemenhan menanam singkong. “Kementerian Pertahanan akan memegang peran pembangunan cadangan pangan di singkong, sisanya tugas mentan,” ujarnya.
Baca juga : Jokowi Minta Dampak Sosial Ekonomi Pelabuhan Patimban Bagi Nelayan Diperhatikan
Prabowo optimistis target ini akan tercapai. Sebab, Menteri PUPR, Menteri Pertanian dan Gubernur Kalimantan Tengah mendukung rencana ini.“Kami yakin kita bisa atasi semua kemungkinan yang akan dihadapi bangsa ini,” tukas Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Warganet ikut mengomentari tugas Prabowo menanam singkong. Kebanyakan nyinyir. Politisi asal Papua, Christ Wamea, mempertanyakan tugas baru Prabowo. “Kirain pak Prabowo ditugaskan Presiden tangani masalah di Papua biar tidak ada korban jiwa tapi malah disuruh tanam singkong,” ucapnya di akun twitter pribadinya @ ChristWamea.
Baca juga : Muhammadiyah Minta Jokowi Pimpin Langsung Penanganan Covid
“Kasian ane ame Prabowo sekarang ude jadi Petani Singkong disuruh mas Joko,” sedih @safirasafifra. “MENHAN rasa SINGKONG,” singgung BudiSat35874573. Akun @modennair tercengang mendengar Prabowo disuruh nanam singkong. “Presiden gini amat ya, Menteri Pertahanan disuruh ngurus singkong,” cuitnya dengan menyertakan emoji kebingungan. “Singkong?” tanya @Zamocca. “Mending dikasih mandat kelarin beli Su35,” timpal @eddanpanma. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya