Dark/Light Mode

Tetap Ke Sibolga, Jokowi Nggak Takut Teroris

Jumat, 15 Maret 2019 09:36 WIB
Presiden Jokowi (kanan) (Foto: Twitter @jokowi)
Presiden Jokowi (kanan) (Foto: Twitter @jokowi)

 Sebelumnya 
Terkait hal ini, Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo memastikan, kondisi Sibolga pasca peledakan sudah aman terkendali. Tim Gegana mengamankan 5 buah bom kontainer dari rumah Abu Hamzah, bahan peledak hingga 300 kg, serta 5 peti bom yang sudah dirakit dan disematkan dalam rompi.

Polisi melakukan disposal alias peledakan pada Kamis (14/3) pagi, sekitar pukul 8. Peledakan itu dilakukan di kawasan Rindu Alam, Sibuluan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Baca juga : Pasca Bom Susulan Sibolga, Polisi Evakuasi Warga

Dedi menyebut, Abu Hamzah dan istrinya, MHS alias Solimah, telah menanam ranjau di sekitar rumahnya setelah mendengar kabar penangkapan di Lampung. "Jumlahnya 4, dipasang di setiap sisi rumah. Bom yang tertanam yang di halaman itu bom ranjau itu, kemarin sempat meledak. Salah satunya, melukai anggota kita pada saat melakukan upaya paksa masuk ke dalam," bebernya.

Dedi juga menjelaskan peran dua teroris lain, yang ditangkap bersamaan dengan Abu Hamzah pada Selasa (12/3). Keduanya, yakni Ameng alias AK dan Ogel alias P. Ameng diduga menjadi salah satu penyumbang dana untuk kebutuhan merakit bom. Yang bersangkutan, adalah penyandang dana untuk membeli berbagai kebutuhan untuk merakit bom sebesar Rp 15 juta," ungkap Dedi.

Baca juga : Soal Investasi Dan Ekspor, Jokowi Ingin Tambah 2 Menteri

Sementara Ogel, berperan dalam merencanakan pengeboman di sejumlah titik. Serta menyimpan bahan-bahan peledak, yang akan dirakit oleh Abu Hamzah. Dari tangan Ameng, polisi menyita satu buah bom rompi yang berisi 10 buah bom elbow, dan satu kardus berisi bahan peledak yang masih diperiksa di Laboratorium Forensik Polri.

Sementara, Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk memerintahkan perangkat jajarannya, dari kecamatan, kelurahan sampai dengan kepala lingkungan, untuk aktif memantau lingkungan. Dia mengaku terkejut dengan adanya teroris di sana. Soalnya, Sibolga dikenal dengan kota yang sangat rukun dan damai.

Baca juga : Lagi, Jokowi-Ma’ruf Unggul Di Survei

"Ternyata disusupi oleh kelompok teroris. Ini harus diperangi," tegasnya. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.