Dewan Pers

Dark/Light Mode

Cegah Penyebaran Covid-19 Makin Meluas

Masyarakat Jangan Bandel, Tahan Diri Dan Kooperatif

Rabu, 23 Juni 2021 07:10 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat mengunjungi osko penyekatan Jembatan Suramadu dari sisi Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/6/2021).(Foto: Humas Kemenko PMK)
Menko PMK Muhadjir Effendy saat mengunjungi osko penyekatan Jembatan Suramadu dari sisi Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/6/2021).(Foto: Humas Kemenko PMK)

 Sebelumnya 
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan, perubahan paradigma dan pembentukan karakter perlu dilakukan dengan pendekatan yang tepat, melalui pendekatan kesadaran ataupun pendekatan secara paksaan.

Tapi, pendekatan kesadaran akan jauh lebih efektif untuk diterapkan di lingkungan masyarakat Tanah Air. Meski tak dipungkiri, kadangkala pendekatan paksaan juga perlu dilakukan untuk lebih mempertegas.

Berita Terkait : Mitigasi Penyebaran Covid-19, KPK Swab Antigen Para Pegawainya

“Yang bagus itu penya­daran, tapi dua-duanya tentu harus beriringan. Adakalanya pendekatan paksaan juga perlu, masyarakat harus ditegasi dulu agar bisa menumbuhkan kesadaran,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya drg Febria Rachmanita mengatakan, dalam sehari pemeriksaan tes usap antigen di Posko Penyekatan Jembatan Suramadu, baik dari sisi Surabaya maupun Madura bisa mencapai 3.000-3.500 sampel. Sejauh ini, temuan hasil positif sekitar 20 persen dari total pemeriksaan.

Berita Terkait : Covid Makin Ganas, Jangan Sembarangan Ajak Anak Ke Luar Rumah

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, terjadi kenaikan Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur, baik ICU maupun isolasi. Kondisi demikian terjadi di beberapa kabupaten/kota dengan kategori tertentu mulai dari kategori gawat (BOR di atas 80 persen) hingga kategori merah (BOR di atas 90 persen).

Mantan Menteri Sosial ini menyebut, beberapa rumah sakit berencana akan melakukan penambahan tempat tidur termasuk RS Lapangan Indrapura.

Berita Terkait : Pengasuhan Mesti Diperketat!

Khofifah mengaku, rencana itu sudah dikoordinasikan kepada para kepala daerah yakni bupati/wali kota.

“Tentu kita tidak berharap setelah ditambah semua penuh, tentu tidak, tapi kesiapsiagaan harus dilakukan oleh kita semua,” imbuhnya. [DIR]