Dewan Pers

Dark/Light Mode

Duta Besar Inggris Untuk Indonesia Moazzam Malik

Dapet Surprise Di Perayaan Ultah Ratu Elizabeth II

Jumat, 21 Juni 2019 10:28 WIB
Dubes Moazzam Malik (kanan) girang dihadiahi karikatur dari para alumni Chavening Indonesia, Rabu (19/6). (Foto : Diananda R/RM).
Dubes Moazzam Malik (kanan) girang dihadiahi karikatur dari para alumni Chavening Indonesia, Rabu (19/6). (Foto : Diananda R/RM).

RM.id  Rakyat Merdeka - Jumat ini (21/6) adalah hari terakhir Moazzam Malik bertugas sebagai Duta Besar Inggris untuk Indonesia. Hari ini dia bertolak ke kampung halamannya, London. 

Sebelum balik ke Negeri Big Ben, Dubes Malik sempat berpamitan dengan para sahabat dan rekan di Jakarta dalam perayaan Hari Ulang Tahun Ratu Elizabeth II di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Rabu malam (19/6) lalu. 

Raut wajah Dubes Malik nampak cerah menyambut para teman dan sahabat yang terus datang. Harapan mereka untuk diplomat penggila klub Liverpool ini mirip-mirip. “Sempatkan mampir ke Indonesia lagi ya. Jangan lupa sama kita-kita.” 

Kadang raut haru terlihat di wajah Dubes Malik saat diserbu sahabat dekatnya dari berbagai kalangan di Jakarta dan sekitarnya. Wajah terharu dan sumringah bercampur saat dia mendapat ‘surprise’ dari perkumpulan alumni Chevening Indonesia. “Pak Dubes, kami punya hadiah kecil. Dipajang ya,” ujar mereka. 

Berita Terkait : Dorong Peningkatan Jumlah Siswa Yang Belajar Ke Negeri Paman Sam

Mereka menghadiahi sebuah karikatur bergambar Dubes Malik yang sedang menggiring bola di kakinya. Sang dubes nampak digambarkan mengenakan jersey klub bola kesayangannya, Liverpool. “Wah! Ini keren sekali. Kalian bikin saya kaget dan terharu,” ujar Dubes Malik, sembari mengamati detail karikatur dirinya. 

Karikatur ini adalah satu dari sekian banyak kejutan yang didapat Dubes Malik di penghujung masa tugasnya di Indonesia. Para wartawan Ibukota yang menghadiri acara Rabu malam itu pun ikut menyerbu Dubes Malik. “Pak Dubes! Ayo foto sama-sama. Buat kenang-kenangan sama wartawan,” sorak para pemburu berita. 

Dengan senang hati, diplomat yang gape berbahasa Indonesia ini pun memenuhi permintaan mereka. “Posting di Twitter ya. Nanti saya retweet,” pesan diplomat berkacamata itu. 

Perayaan ultah ke-93 Ratu Elizabeth di Jakarta memang terasa lebih meriah dan akrab. Semua tamu berusaha berbincang singkat dengan diplomat Inggris kesayangan mereka ini. Dubes Malik dengan senang hati bertegur sapa dan ngobrol bersama mereka. 

Berita Terkait : Promosikan Yoga Bareng Kemenpar

Selain apara alumni, pekerja seni, relawan pendidikan hingga jurnalis, ada juga perwakilan Pemerintah Indonesia meramaikan acara perpisahan Dubes Malik. Di antaranya ada Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala BKPM Thomas Lembong, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, mantan Wakil Presiden Boediono, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Wakil Menlu Abdurrahman Mohammad Fachir, Utusan Khusus Presiden RIuntuk Timur Tengah dan Organisasi Kerja Sama Islam Alwi Shihab dan Gubernur DKIJakarta Anies Baswedan. 

Dubes Malik tidak henti berterima kasih dan berjanji tidak akan melupakan Indonesia usai dia kembali ke London. “Saya akan minta Pak Dubes Rizal Sukma untuk mengundang saya di acara kedubes Indonesia di London. Saya tidak mau melupakan Indonesia. Merupakan kehormatan terbesar bagi saya mewakili Inggris di Jakarta,” timpalnya. 

Dubes Malik menuturkan, begitu banyak hal yang akan dia rindukan dari Indonesia. Mulai dari pemandangan alam hingga keanekaragaman budaya. Namun, yang akan sangat dia rindukan adalah kuliner khas Indonesia. Dia bahkan mengaku sudah meminta resep tongseng kambing dari koki pribadinya di Indonesia. “Saya akan mencoba memasak makanan Indonesia saat saya di Inggris,” ungkapnya. 

Sebenarnya saat masih menetap di Inggris, Moazzam sangat gemar memasak. Tapi semenjak di Indonesia dia tidak memiliki waktu melatih hobinya itu. “Saat di Indonesia sudah susah memasak karena tidak ada waktu. Saya akan mulai memasak lagi setelah kembali ke London,” lanjutnya. 

Berita Terkait : Pamitan Ke Teman-teman Di Surabaya

Diplomat Inggris itu pun menyatakan akan selalu ingat momen bercengkerama dengan para penggemar klub sepak bola asal Inggris, Liverpool, di Surabaya dan Jakarta. Terutama, ketika menyanyikan lagu kebangsaan Liverpool, “You’ll Never Walk Alone”, saat menonton final Liga Champions UEFA awal Juni lalu. 

Diplomat berusia 52 tahun itu menyatakan, pengalamannya yang paling membekas adalah momen pertama kali tiba di Jakarta. Hari pertamanya di Jakarta pada 20 Oktober 2014 bertepatan dengan pelantikan Presiden Jokowi. Moazzam bergabung dengan ribuan masyarakat Indonesia yang berkumpul di sekitar Bundaran Hotel Indonesia. 

“Saya menghabiskan sebagian besar waktu saya berbicara dengan ratusan orang yang berkumpul di sana. Menunggu Presiden baru mereka tiba di Istana. Saya melihat kegembiraan di mata mereka. Ada harapan untuk masa depan Indonesia menjadi bangsa yang hebat,” kenangnya.

Meski tidak lagi menjabat sebagai Dubes Inggris, Moazzam mengatakan akan selalu mempromosikan peran Indonesia sebagai jantung Asia. “Saya akan terus mempromosikan Indonesia. Bahkan saat sudah kembali ke London. Saya akan mengadvokasi Indonesia dalam apa pun yang saya lakukan,” janjinya. [DAY]