Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Mau Bentuk FTZ Beijing-Teluk
China-Saudi Makin Lengket
Rabu, 1 Februari 2023 05:15 WIB
Sebelumnya
Huawei telah berpartisipasi dalam membangun jaringan 5G di sebagian besar negara Teluk, meskipun ada kekhawatiran dari rival China, Amerika Serikat (AS). Apalagi, Huawei masuk dalam daftar hitam Washington atas alasan keamanan.
Baca juga : Menko PMK Bentuk Tim DBON Untuk Pembinaan Olahragawan
Dalam kunjungannya, Xi diterima dengan hangat oleh Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri (PM) Arab Saudi, Mohammed Bin Salman (MBS). Sambutan untuk Xi dengan karpet merah terlihat sangat kontras dibanding Presiden AS Joe Biden yang lebih sederhana, Juli 2022.
Baca juga : Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Brunei Makin Meningkat
Diketahui, hubungan Biden dan MBS tegang oleh kebijakan energi Saudi dan pembunuhan Jamal Khashoggi pada 2018.
Baca juga : Prabowo-Imin Makin Lengket
Tak hanya dengan Saudi, hubungan tetangga dekat Riyadh, Uni Emirat Arab (UEA) ke China juga terus tumbuh.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya