Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Protes Tak Digubris Rezim Macron
Rakyat Prancis Terpaksa Gunakan Aksi Kekerasan
Kamis, 30 Maret 2023 04:37 WIB
Sebelumnya
Temannya, juga pegawai negeri, Ludovic ( 48) setuju bahwa kekerasan bisa menjadi upaya terakhir yang sah, termasuk terhadap polisi.
“Itu bisa dimengerti. Sangat menjengkelkan diabaikan. Hanya itu (kekerasan) yang tersisa untuk digunakan,” timpalnya.
Baca juga : Presdir AP II Didapuk Jadi Wakil Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia
Sejak Januari, demonstrasi mingguan yang digelar serikat pekerja telah menarik jutaan orang di seluruh Prancis. Jajak pendapat Toluna Harris Interactive mengungkapkan, satu dari lima responden (18 persen) menyetujui cara kekerasan untuk mensukseskan gerakan tersebut.
Sementara jumlah warga Prancis yang mendukung aksi protes ini, naik sebesar 25 persen. Jajak pendapat terbaru atas aksi itu menunjukkan satu dari lima responden menyetujui penggunaan kekerasan.
Baca juga : Emmanuel Macron Digoyang Mosi Tak Percaya
Kamis lalu, demonstrasi diikuti sejuta orang di penjuru Negara Eiffle itu. Bentrokan tak terelakkan antara demonstran dan pasukan keamanan mengakibatkan 400 polisi terluka dan 450 orang ditangkap. Pusat kota-kota besar di Prancis diselimuti gas air mata dan asap.
“Ada banyak demonstrasi dan beberapa di antaranya berubah menjadi kekerasan, terutama di Paris,” kata Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin menjelaskan, lebih dari 900 kebakaran terjadi di sekitar ibu kota selama demonstrasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya