Dark/Light Mode

Keukeuh Lockdown, Menteri Kesehatan Brazil Dipecat

Jumat, 17 April 2020 07:44 WIB
Luiz Henrique Mandetta, Menteri Kesehatan yang dipecat Presiden Brazil Jair Bolsonaro. (Foto: Net)
Luiz Henrique Mandetta, Menteri Kesehatan yang dipecat Presiden Brazil Jair Bolsonaro. (Foto: Net)

 Sebelumnya 
Bolsonaro bahkan mengkritik para gubernur negara bagian yang menerapkan kebijakan lockdown, dan mendapat dukungan dari para ahli kesehatan dan Menkes Mandetta.

Dalam pidato yang disiarkan stasiun TV, Bolsonaro menuding Mandetta tak mengapresiasi upaya untuk melindungi warga Brazil dari ancaman kehilangan pekerjaan, dan memulihkan aktivitas perekonomian.

Baca juga : Presiden Minta Alat Kesehatan Tak Diekspor Semua

"Kita harus segera kembali normal. Tak perlu cepat-cepat. Yang penting, ada fleksibilitas. Negara tak mampu terus-terusan memberi bantuan bagi warga miskin," ujar Bolsonaro.

Sementara Bolsonaro mengkritik habis-habisan kebijakan lockdown, Kementerian Kesehatan di bawah Mandetta gencar memberi arahan mengenai pentingnya menjaga jarak (social distancing), untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Baca juga : Kena Dampak Corona, Industri Perhiasan Kurang Kinclong

Dalam briefing hariannya, Mandetta juga memberikan pernyataan yang berlawanan dengan Bolsonaro, yang memuji obat-obatan yang belum teruji khasiatnya dalam memerangi wabah Corona.

Sikap teguh Mandietta dalam memegang prinsip social distancing demi mencegah meluasnya wabah Corona, diapresiasi Senator Major Olimpio, mantan tangan kanan Bolsonaro di Kongres.

Baca juga : KM Lambelu Sandar di Pelabuhan Maumere, Protokol Kesehatan Covid-19 Diterapkan

Ia pun mendesak Teich untuk melakukan hal serupa. "Tapi sepertinya, jika Teich bertahan dengan prinsip social distancing, maka ia akan menghadapi problem serius dengan Bolsonaro. Dia tak akan bertahan 30 hari di kantornya. Atau dia harus meruntuhkan gelarnya, dan berhadapan dengan seluruh komunitas ilmiah global," paparnya melalui akun media sosial.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.