Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menuju Tanjung Priok, Kapal AL Singapura Bawa 40 Ton Oksigen
Minggu, 11 Juli 2021 21:19 WIB
Sebelumnya
Singapura sebelumnya mengirim peralatan medis, yakni masker, ventilator, sarung tangan dan alat pelindung diri, menggunakan dua pesawat C130. Pesawat tiba di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat (9/7).
Bantuan-bantuan itu datang menyusul melonjaknya kasus Covid-19 di Tanah Air. Per hari ini, Indonesia melaporkan 35.094 kasus positif dan 826 kematian harian. Totalnya, Indonesia membukukan 2,49 angka kematian dan 65.457 angka kematian.

Baca juga : Lonjakan Kasus Covid Tinggi, Singapura Batasi Traveller Dari Indonesia
Sejak Jumat (9/7), pemerintah Indonesia telah memperluas cakupan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga ke 15 wilayah di luar Jawa Bali. Langkah ini ditempuh untuk mencegah krisis akibat lonjakan kasus Covid-19, seperti di Pulau Jawa. Seperti layanan rumah sakit yang megap-megap, keterbatasan oksigen, dan sesaknya pemakaman Covid-19 di Jakarta.
Batasi Traveller
Baca juga : Bantu Tangani Covid Di Indonesia, Singapura Kirim Peralatan Medis
Tak hanya membantu Indonesia melawan Covid-19, Singapura yang sedang dalam program strategi menuju kenormalan berhati-hati dengan transmisi Covid-19 dari luar. Kementerian Kesehatan Singapura menegaskan, pihaknya membatasi izin masuk bagi traveller (pelancong) dari Indonesia, menyusul tingginya jumlah kasus Covid-19 di Bumi Merah Putih. Aturan itu dikecualikan bagi warga negara Singapura, atau mereka yang sudah berstatus permanent resident.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya