Dark/Light Mode

Pengantar Kerja, Jurus Ampuh Menaker Pangkas Pengangguran

Rabu, 16 Juni 2021 22:30 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menganggap penting Pengantar Kerja. Selain perannya yang strategis, program itu merupakan salah satu jurus Menaker dalam memangkas angka pengangguran.

Ida mengatakan, perkembangan teknologi menjadi dinamika tersendiri dalam menekan angka pengangguran. Karena itu, ia meminta agar Pengantar Kerja disesuaikan dengan perkembangan zaman. Agar mampu memenangkan kompetisi di pasar global.

Berita Terkait : Menaker Minta Perusahaan Utamakan Keselamatan Pekerja

"Saya berharap Pengantar Kerja yang merupakan ujung tombak penempatan kerja, memiliki peran sangat strategis dan penting dalam menyukseskan lima dari sembilan lompatan besar Kemnaker. Di pundak bapak dan ibu, Pengantar Kerja inilah, sembilan lompatan kerja itu, kami taruhkan," imbuhnya, dalam acara Sinergitas Pengantar Kerja Pusat dalam Era Digitalisasi, di kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/6).

Kelima lompatan besar yang terkait penempatan tenaga kerja seperti Ekosistem Digital SIAPKerja, Link and Match Ketenagakerjaan, Pengembangan Talenta Muda, Transformasi Kewirausahaan, dan Perluasan Penempatan Pekerja Migran Indonesia.

Berita Terkait : Sekjen Kemnaker Minta Atase Ketenagakerjaan Mainkan 4 Jurus Ini

Sesuai tugas pokoknya: mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja, Pengantar Kerja juga merupakan garda terdepan dalam pemberian layanan penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja.

Menurut Ida, di era digitalisasi, Pengantar Kerja harus menawarkan berbagai kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat. Karena masyarakat saat ini sangat familiar dengan aplikasi smartphone, yang mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Termasuk dalam menerima informasi pasar kerja dan dunia kerja.

Berita Terkait : Menaker Minta Pengusaha dan Pekerja Perkuat LKS Tripnas

"Kehadiran secara fisik berkurang dan menjadi tak penting saat ini, apalagi di masa pandemi. Sehingga pilihan penggunaan aplikasi sekarang ini sangat dibutuhkan," tegas politikus PKB ini.

Ia berharap, Pengantar Kerja dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberi warna baru dalam budaya organisasi dimana pun berkarya. "Optimalkan potensi diri anda agar dapat berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan ketenagakerjaan," pesannya.
 Selanjutnya