Dark/Light Mode

Teologi Lingkungan Hidup (33)

Asal-Usul Alam Semesta: Atom (2)

Selasa, 17 Oktober 2023 06:10 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Tentang kualitas yang diterima oleh indra manusia, seperti pahit, manis, warna, dan sebagainya, menurut Demokritos, atom-atom tersebut tidak memiliki kualitas. Pertanyaan kita kepada Demokritos, darimana kualitas-kualitas seperti itu dirasakan oleh manusia? Menurut Demokritos, kualitas-kualitas seperti itu dihasilkan adanya kontak antara atom-atom tertentu dengan yang lain.

Baca juga : Asal-Usul Alam Semesta: Atom (1)

Misalnya saja, manusia merasakan manis karena atom jiwa bersentuhan dengan atom-atom yang licin. Kemudian manusia merasakan pahit bila jiwa bersentuhan dengan atom-atom yang kasar. Rasa panas didapatkan karena jiwa bersentuhan dengan atom-atom yang bergerak dengan kecepatan tinggi. Dari sini disimpulkan bahwa Democritos tidak memberikan peran Tuhan sebagai “Penggerak Utama” (Prime Muver).

Baca juga : Asal-Usul Alam Semesta: Sebuah Pengantar

Cara Demokritos menanggapi pertanyaan itu dijelaskan dengan penjelasan bahwa kualitas-kualitas itu hanya dirasakan oleh subyek dan bukan keadaan benda yang sebenarnya. Karena itulah, Demokritos menyatakan manusia tidak dapat mengenali hakikat sejati suatu benda. Yang dapat diamati hanyalah gejala atau penampakan benda tersebut. Demokritos dengan lugu mengatakan:

Baca juga : Mencontoh Ketegasan Umar Ibn Abdul Aziz Terhadap Korupsi

“Tentunya akan menjadi jelas, ada satu masalah yang tidak dapat dipecahkan, yakni bagaimana keadaan setiap benda dalam kenyataan yang sesungguhnya...Sesungguhnya, kita sama sekali tidak tahu sebab kebenaran terletak di dasar jurang yang dalam.” Di sinilah Democritos masih meraba-raba di ujung pencariannya. Di sini membuktikan betama manusia tidak sempurna di dalam mengkonsepsikan sesuatu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.