Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Teologi Lingkungan Hidup (38)
Asal Usul Alam Semesta: Uap (1)
Senin, 23 Oktober 2023 05:50 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik
Tausiah Politik
Sebelumnya
Pecahan-pecahan tersebut berputar-putar kemudian terpisah-pisah sehingga terciptalah matahari, bulan, dan bintang-bintang.
Bumi dikatakan berbentuk silinder, yang lebarnya tiga kali lebih besar dari tingginya. Bumi tidak jatuh karena kedudukannya berada pada pusat jagad raya, dengan jarak yang sama dengan semua benda lain.
Baca juga : Asal Usul Alam Semesta: Air (1)
Mengenai bumi, Thales telah menjelaskan bahwa bumi melayang di atas lautan. Akan tetapi, perlu dijelaskan pula mengenai asal mula lautan. Anaximandros menyatakan bahwa bumi pada awalnya dibalut oleh udara yang basah. Karena berputar terus-menerus, maka berangsur-angsur bumi menjadi kering. Akhirnya, tinggalah udara yang basah itu sebagai laut pada bumi.
Anaximandros seorang filsuf dari Mazhab Miletos, dan ia murid dari Tales dan termasuk di antara perintis filsuf dari Miletos. Ia adalah filsuf pertama yang meninggalkan bukti tulisan berbentuk prosa. Sayang di antara karyanya tinggal hanya satu fragmen yang masih tersimpan hingga kini.
Baca juga : Benarkah Atom Asal-Usul Alam Semesta?
Menurut Apollodorus, seorang penulis Yunani kuno, Anaximandros telah berumur 63 tahun pada saat Olimpiade ke-58 yang dilaksanakan tahun 547/546 SM. Karena itu, diperkirakan Anaximandros lahir sekitar tahun 610 SM. Kemudian disebutkan pula bahwa Anaximandros meninggal tidak lama setelah Olimpiade tersebut usai, sehingga waktu kematiannya diperkirakan pada tahun 546 SM.
Anaximandros amat berjasa di dalam bidang astronomi dan geografi. Ia pernah disebutkan sebagai orang yang pertama kali membuat peta bumi. Ketika memimpin ekspedisi Milonis, ia mendirikan kota perantauan baru ke Apollonia di Laut Hitam.
Baca juga : Asal-Usul Alam Semesta: Atom (3)
Ia juga menemukan, atau mengadaptasi, suatu jam matahari sederhana yang dinamakan gnomon. Ia mampu memprediksi kapan terjadi gempa bumi. Ia juga menyelidiki fenomena-fenomena alam seperti gerhana, petir, dan juga mengenai asal mula kehidupan, termasuk asal-mula manusia. Kendati ia lebih muda 15 tahun dari Thales, tetapi ia meninggal dua tahun sebelum gurunya itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya