Dark/Light Mode
Teologi Lingkungan Hidup (54)
Belajar dari Kosmologi Hindu (2)
Tausiah Politik
Sebelumnya
Dari sinilah muncul faham Dinamisme, sebuah faham yang ”menyeleksi” sumber-sumber yang bisa melahirkan kekuatan luar biasa. Beban spiritual manusia tidak lagi terpecah kepada alam tanpa batas tetapi sudah terbatas pada ”perwakilan” tuhan-tuhan yang ada selama ini.
Lambat laun, seiring dengan progres perkembangan anak manusia yang semakin mampu menggunakan potensi kecerdasan di dalam dirinya, maka pemahaman keagamaan manusia semakin meningkat.
Baca juga : Belajar dari Kosmologi Hindu (1)
Manusia sudah meninggalkan faham animisme dan dinamisme, kemudian sampai kepada monoteisme, yang menganggap alam dan manusia sebagai sama-sama makhluk Tuhan yang harus tunduk dan mengabdi kepada-Nya. Penuhanan terhadap seluruh benda dalam alam semesta, baik yang berupa alam nyata maupum dalam alam gaib, sudah mulai ditinggalkan. Tuhan tidak bersemayam di dalam alam tetapi Sang Pencipta dan sekaligus Penguasa alam semesta.
Bagi orang yang mendalami tasawuf dan teosofi, seperti karya-karya Ibn Arabi dan Shadruddin Muhammad al-Syairazi yang lebih dikenal dengan Mulla Sadra, khususnya tentang falsafah wujud, mistisisme Yahudi (Kabbalah), dan konsep Taoisme, akan lebih memudah memahami konsep keesaan Tuhan dalam agama Hindu.
Baca juga : Semua Benda Mempunyai Emosi: Burung (2)
Dalam agama Hindu, keesaan Tuhan juga dibedakan antara Brahma Nirguna, yakni Tuhan yang sama sekali tidak mempunyai atribut dan bentuk tertentu (nirupam) dan belum terpengaruh oleh apapun juga, termasuk kekuatan dan belenggu maya setrta berkedudukan pada alam utama Satyaloka yang maha sempurna (Paramasiwa).
Sedangkan Brahma Saguna ialah keberadaanya bersifat maya. Ia juga tidak memiliki wujud dan rupa namun sudah aktif memberikan efek dan pengaruh terhadap segala ciptaannya.
Baca juga : Semua Benda Mempunyai Emosi: Burung
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 09 November 2023 dengan judul "Teologi Lingkungan Hidup (54), Belajar dari Kosmologi Hindu (2)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.