Dark/Light Mode

Keajaiban Silaturrahim (2)

Bersilaturrahim Dengan Arwah (1)

Rabu, 5 Mei 2021 05:00 WIB
Nasaruddin Umar
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Arwah adalah ben­tuk jamak dari ruh, yang berarti roh-roh orang-orang yang su­dah wafat.

Dunia sains men­ciptakan alat untuk berkomunikasi den­gan janin berupa speaker yang bisa mengirim pesan su­ara kepada janin di dalam rahim ibu. Biasanya dalam bentuk musik-musik ringan yang diharapkan bisa menghibur janin di dalam rahim. Alam Arham ada­lah alam sebelum Alam Dunia (fana’).

Berita Terkait : Silaturrahim Dengan Fauna (1)

Bagaimana dengan Alam Barzakh, alam sesudah alam fana’? Di dalam Alquran dan Hadis, ada isyarat kemungkinan orang bisa bersilaturrahim dengan arwah orang-orang yang sudah berada di Alam Barzakh (kuburan). Seolah-olah kematian bukan penghalang untuk bersilaturrahim.

Dasarnya, ialah penegasan Allah SWT dalam ayat: “Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berhsalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS Al-Ahzab/33:56).

Berita Terkait : Bersilaturrahim Penghuni Alam Mitsal (2)

Ayat ini menggunakan kata yush­alluuna, bentuk fi’il mudhari’ yang fungsinya untuk menggambarkan wak­tu sekarang dan akan datang. Meskipun Rasulullah SAW telah wafat lebih 1.400 tahun lalu, tetapi Allah SWT dan para Malaikatnya masih terus bershalawat terhadapnya. Bahkan kita sebagai umat beriman diminta juga untuk selalu ber­shalawat terhadapnya.
 Selanjutnya