Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Al-Qur’an adalah kitab sudi agama Islam, sudah berada di tangan salah seorang pendiri AS, Thomas Jefferson.
Pengakuan Presiden Obama dalam berbagai kesempatan bahwa ia juga mengenal pertama kali Al-Qur’an dari Thomas Jefferson. Al-Qur’an itu kini tersimpan aman di Library of Congress, Washington DC.
Baca juga : Pengaruh Islam Dalam Piagam Deklarasi AS
Al-Qur’an dengan terjemahan Bahasa Inggris milik Jefferson dibeli dari salah satu toko di Duke of Gloucester Street ketika ia tengah menyelesaikan studi hukumnya di The College of Willam and Mary.
Al-Qur’an dan terjemahan ini pernah menjadi buku the best seller di masa itu, dan merupakan terjemahan terbaik Al-Quran dalam bahasa Inggris ketika itu.
Al-Qur’an di tangan Jefferson diberi Kata Pengantar oleh George Sale dengan sebuah pernyataan: “Lembaga-lembaga agama dan sipil negara-negara asing yang harus kita pelajari, salah satunya adalah Muhammad, seseorang yang menciptan hukum bagi orang-orang Arab, mendirikan suatu dinasti yang hanya kurang dari satu abad menyebar ke berbagai belahan dunia, melebihi apa yang telah dikerjakan kekaisaran Romawi.”
George Sale juga seorang pengacara. Pengantar yang ia tulis dalam terjemahan tersebut menunjukkan penempatan Al-Qur’an sebagai pedoman hukum.
Sebagaimana diuraikan di dalam artikel terdahulu, Al-Qur’an dan terjemahan bahasa Inggeris itu memberikan inspirasi Thomas Jefferson dalam berbagai kesempatan.
Di antara pengaruh Al-Qur’an di tangan Thomas Jefferson, yang dikenal sebagai penulis dan ahli hukum kondang, serta telah menyelesaikan sejumlah perundang-undangan mengenai toleransi beragama.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.