Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Bukan Cuma 4, Ini 6 Pembantu Patrick Kluivert Poles Timnas
- Baru Dipanggil Masuk Timnas, Neymar Malah Cedera
- Alhamdulillah, Joey, Dean Dan Emil Audero Resmi Bisa Bela Timnas Indonesia
- Telkom Akses Bantu Rumah Ibadah & Panti Asuhan di Berbagai Daerah
- Liga Europa: Man United, Spurs Dan Lazio Lolos Perempat Final
Aktivitas Fisik Kendor, Makan Makin Banyak
Penderita Obesitas, Diabetes Dan Hipertensi Di DKI Melonjak
Sabtu, 26 Maret 2022 07:30 WIB

RM.id Rakyat Merdeka - Penderita obesitas, hipertensi, dan diabetes mellitus atau kencing manis melonjak selama pandemi Covid-19.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (UPT PPKP) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Endah Kartika Dewi mengungkapkan, peningkatan jumlah kasus tiga penyakit tersebut diketahui dari hasil pemeriksaan kesehatan pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI di PPKP Balai Kota.
“Tiga penyakit kronis itu terbanyak di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Oleh karena itu, kegiatan promosi kesehatan mulai menggarap tiga jenis penyakit ini,” ujarnya di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Menkominfo Perintahkan Pembatasan Kerja Di Kantor
Endah menjelaskan, penyakit obesitas, diabetes mellitus dan hipertensi dapat meningkatkan risiko keparahan pasien Covid-19. Berdasarkan data tahun 2018, penyakit diabetes mellitus atau kencing manis, terjadi terhadap 10 persen populasi usia dewasa.
Lalu, penyakit obesitas terjadi pada 30 persen populasi usia dewasa. Sedangkan kondisi pre-diabetes melitus pada usia dewasa di masyarakat perkotaan sebesar 35 persen serta di masyarakat pedesaan sebesar 45 persen.
“Dari angka kasus Covid-19 yang disertai komorbid, tiga jenis penyakit ini dapat meningkatkan memburuknya kondisi dan meningkatkan risiko kematian,” sebutnya.
Baca juga : Antisipasi Risiko Lonjakan Kasus, Pemerintah Kebut Vaksinasi Lansia
Menurut Endah, orang-orang dengan tiga penyakit kronis ini merupakan kelompok rentan. Maka dari itu, pihaknya telah mengagendakan kegiatan promosi kesehatan dengan tema terkait masalah ini sebanyak 10-12 kali sampai akhir tahun yang akan dilaksanakan di lima wilayah kota.
“Tiga penyakit ini harus dikawal terus. Ini harus terus kita kelola supaya kondisinya stabil dan terkendali melalui pemberian Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE),” ujarnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Dwi Octavia menilai, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang bertujuan menurunkan penularan Covid-19 membuat perubahan kebiasaan hidup bagi sebagian besar masyarakat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya