Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tekan Kerugian Akibat Amukan Si Jago Merah
Relawan Damkar Disebar Ke Area Rawan Kebakaran
Jumat, 18 November 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
“Akhirnya, kami mengandalkan sumber air alam seperti got, kali atau saluran,” katanya.
Selain itu, banyak hunian yang berkurang unsur keamanan terhadap efek kebakaran. Di mana banyak warga yang memasang teralis di jendela dengan alasan keamanan.
Dia menyebut, saat ini ada 64 RW di Ibu Kota berkategori risiko tinggi rawan kebakaran. Namun, dia enggan menyebut lokasi 64 RW itu.
Baca juga : Relawan Puan Kembali Gelar Kegiatan Sosial Di Jabar Dan Jatim
Pada September 2022, Gulkarmat DKI Jakarta berkolaborasi dengan Universitas Indonesia melalui Unit Kerja Khusus Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Disaster Risk Reduction Center (DRRC).
Kerja sama itu untuk mengkaji dan melakukan pemetaan risiko kebakaran yang terintegrasi. Kemudian meluncurkan Buku Pedoman Pemetaan Risiko Kebakaran DKI Jakarta dan Sistem Informasi Rencana Induk Sistem Penanggulangan Kebakaran (e-RISPK).
Bikin Aplikasi
Baca juga : Partai Garuda: Pemungutan Suara Lewat Pos Rawan Disalahgunakan
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mendukung rencana pembentukan Relawan Damkar. Langkah ini diharapkan meminimalisir korban jiwa dan angka kerugian harta benda yang dialami korban kebakaran.
Mujiyono juga mendorong, Pemprov mendistribusikan APAR kepada RW yang rawan kebakaran. Pasalnya, pemberian APAR kepada RT/RW selalu terbentur dengan mekanisme hibah.
“Dengan adanya relawan, maka Pemprov DKI bisa meminjamkan asetnya di tingkat RT/ RW kepada relawannya sendiri. Jadi lebih efektif,” kata Mujiyono dalam rangkaian pembahasan Raperda APBD Tahun Anggaran 2023 di Bogor, Selasa (15/11).
Baca juga : Gerindra Senang Bukan Kepalang
Untuk mempermudah pengawasan penggunaan APAR yang diberikan kepada Relawan Damkar, menurut Mujiyono, harus didukung pembuatan aplikasi.
Pembuatan aplikasi dimaksudkan agar bisa mengontrol kelayakan APAR dengan mudah. Sebelumnya, kelayakan APAR hanya dikontrol oleh selembar kertas kerja saja.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya