Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dimediasi Ketua KNPI DKI, PMII Dan Pemuda Pancasila Damai

Rabu, 31 Maret 2021 20:35 WIB
Mediasi antara Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) DKI Jakarta dengan Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila (PP) DKI Jakarta di kantor DPD KNPI DKI Jakarta, Rabu (31/1). (Foto: Ist)
Mediasi antara Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) DKI Jakarta dengan Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila (PP) DKI Jakarta di kantor DPD KNPI DKI Jakarta, Rabu (31/1). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perselisihan antara Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) DKI Jakarta dengan Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila (PP) DKI Jakarta berujung damai.

Perdamaian itu difasilitasi langsung oleh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta Ronny Bara Pratama dalam momen mediasi yang dilaksanakan langsung di kantor DPD KNPI DKI Jakarta, Rabu (31/1).

Berita Terkait : Pilkada Masih Jauh, Bawaslu DKI Sudah Gencar Sosialisasi

"Saya berterima kasih kepada kedua belah pihak baik PMII DKI Jakarta maupun SAPMA PP DKI Jakarta telah legowo untuk saling memaafkan atas kejadian yang kita semua sesalkan tersebut," ujarnya dalam keterangan persnya, Rabu (31/1).

Seperti diketahui sebelumnya, pada penutupan musyawarah daerah KNPI DKI Jakarta, Minggu (28/3), terjadi insiden pemukulan yang dilakukan oleh anggota SAPMA PP yang menyebabkan Ketua PKC PMII DKI Jakarta, Rizki Abdul Rahman Wahid mengalami luka.

Berita Terkait : Rampung Diperiksa, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto Irit Bicara

"Saya meminta maaf kepada seluruh keluarga besar PMII di Indonesia atas insiden pemukulan terhadap ketua PKC PMII DKI Jakarta, harapannya kejadian seperti ini tidak lagi terulang," ucap Ketua SAPMA PP DKI, Shaquille Rekardianto.

Permohonan maaf tersebut pun disambut oleh Rizki sebagao ketua PKC PMII DKI Jakarta. Ia menyampaikan peristiwa tersebut merupakan ulah oknum tak bertanggung jawab yang menyebabkan pertikaian antar kedua belah pihak.

Berita Terkait : Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto Penuhi Panggilan KPK

"Kami telah berdamai dengan ketua SAPMA PP DKI, insiden tersebut adalah kesalahpahaman yang diakibatkan oleh provokasi dari oknum yang tidak diketahui. Saya telah sepakat akan mencabut laporan di kepolisian karena permasalahan ini saya anggap selesai secara kekeluargaan," terangnya.

Kedua pihakpun bersepakat untuk mengawal ketua terpilih KNPI DKI serta mendukung program-programnya. [MRA]