Dark/Light Mode

Ingatkan Ganjar, Kalau Kebijakannya Tak Berperspektif HAM

Kamis, 18 November 2021 19:42 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat menghadiri Festival HAM 2021 yang diadakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (17/11). (Foto: Humas Pemprov Jateng)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat menghadiri Festival HAM 2021 yang diadakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (17/11). (Foto: Humas Pemprov Jateng)

 Sebelumnya 
Setelah itu, kelompok perempuan ini bisa mengembangkan usahanya dan menjual di berbagai marketplace yang ada. "Akhirnya keluarga mereka survive," sebut Ganjar.

Baca juga : Kalau Penyimpangannya Tak Ditemukan, Ya Dilepas

Namun di antara kelompok perempuan itu, ada pula yang menentang Ganjar, yaitu Wadon Wadas. Wadon Wadas adalah kelompok perempuan Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jateng, yang menentang penambangan batu andesit di wilayahnya untuk pembuatan bendungan.  Akhirnya, dia berdialog dengan Wadon Wadas dalam menyelesaikan konflik penambangan itu.

Baca juga : BKN Ingatkan Sanksi ASN Yang Ikut Berpolitik

Ganjar pun mengucapkan terima kasih pada Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara yang mau menengahi Pemprov Jateng dengan Wadon Wadas.

Baca juga : Retno Ingatkan Kembali Dunia Pentingnya Berbagi Vaksin Covid-19

"Kami mau duduk kok, kami ngobrol kok. Mari kita buka datanya dengan baik, agar kemudian tidak ada anasir-anasir negatif, bahwa tidak sepakat tidak apa-apa, karena pengadilan bisa dipakai untuk menyelesaikan. Cuma, dialog menurut saya kok jauh lebih baik," ungkap Ganjar. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.