Dewan Pers

Dark/Light Mode

Klaim Nggak Punya Adik, Azis Syamsuddin: Saya Anak Paling Kecil

Senin, 27 Desember 2021 16:28 WIB
Mantan wakil ketua DPR Azis Syamsuddin. (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)
Mantan wakil ketua DPR Azis Syamsuddin. (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengklaim tidak mempunyai adik kandung. Hal itu diungkapkannya lantaran dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, mantan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah, Taufik Rahman mengku diajak Sujarwo dan Aliza Gunado ke kafe milik Vio yang disebut merupakan adik Azis Syamsuddin.

"Saya, dari ayah saya dan ibu kandung saya tidak pernah merasa punya adik," ujar Azis saat menjalani sidang, Senin (27/12).

Berita Terkait : Kasih Banyak Syarat, Barca Ogah Rugi Boyong Cavani

Mantan legislator Golkar ini pun menegaskan, dirinya merupakan anak bungsu. "Saya lima bersaudara, saya anak paling kecil, kakak saya yang tengah meninggal," tegasnya. Azis juga membantah pernah diajak ke kafe milik Vio.

Dia menegaskan tidak pernah berencana ke tempat tersebut untuk menerima uang terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Tengah. "Saya tidak pernah membuat janji dan tidak ada permintaan dari siapapun untuk datang pada pertemuan di Vio's itu," klaim Azis.

Berita Terkait : Azis Syamsuddin Hardik Saksi: Nggak Usah Halu!

Dalam kesaksiannya, Taufik mengaku memberikan komitmen fee sebesar Rp 2,1 miliar kepada tangan kanan Azis Syamsuddin bernama Edy Sujarwo dan Aliza Gunado. Penyerahan uang itu diduga diberikan di Kafe Vio'S.

"Iya Yang Mulia, waktu itu mereka mengajak saya ke kafe yang mereka bilang itu kafe punya adiknya pak Azis di Jakarta, kafe Vio's. Dibawa oleh Jarwo dikenalkan ke pemilik kafenya Vio namanya, nah itu kata Jarwo ini adiknya pak Azis," beber Taufik.

Berita Terkait : Azis Syamsuddin Tantang Saksi Sumpah Mubahalah

Menurutnya, Jarwo menyerahkan uang senilai Rp 200 juta ke Vio, yang disebut-sebut adik dari Azis Syamsuddin. "Jadi nanti mereka akan menyerahkan uangnya ke Vio. Jadi uang proposal yang 200 (juta) yang pertama ke Jarwo itu, diserahin ke Vio di kafe," ungkapnya.
 Selanjutnya