Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sidang Korupsi Eks Kalapas Sukamiskin
Bekas Toilet Direnovasi Jadi Bilik Asmara Napi
Kamis, 13 Desember 2018 11:10 WIB
Sebelumnya
Semula, Fahmi membuat bilik asmara untuk dirinya sendiri. Belakangan disewakan ke napi lain. Andri disuruh mengelolanya. “Bayar Rp 650 ribu sekali pakai seberesnya. Bayar setelah pakai. Uangnya untuk kas saja dan biaya renovasi lain,” kata Andri, tahanan kasus pidana umum yang menghuni Lapas Sukamiskin sejak 2011.
Baca juga : Ketua KPK Desak Pemerintah Revisi UU Tipikor
Di sidang ini, Andri juga mengungkapkan praktik jual-beli kamar di Lapas Sukamiskin. “Sudah dari dulu, jual-beli kamar. Biasanya yang punya kamar selesai jalani pidana, kamarnya dijual. Salah satunya Fahmi yang beli dari penghuni sebelumnya,” sebutnya. Harga kamar tergantung luas dan fasilitas di dalamnya. Seperti AC, toilet duduk dan furnitur. “Ada kamar yang harganya Rp450 juta untuk kamar yang ukurannya dua kali dari kamar biasa,” bebernya.
Baca juga : Soal Meikarta, Deddy Mizwar Ngaku Ada Masalah Di Rencana Tata Ruang
Tak hanya itu, penghuni lapas ini juga bebas memegang telepon seluler (ponsel). Saya masuk 2011, yang lain sudah bisa pegang ponsel. Saya punya lima ponsel,” aku Andri. Dalam perkara ini, Wafid Husen didakwa menyalahgunakan wewenang dengan memberikan fasilitas kepada napi. Sejak menjabat Kalapas Sukamiskin Maret 2018, Wafid memberikan kemudahan bagi beberapa napi keluar penjara. Sebagai imbalannya, ia menerima uang dan barang.
Baca juga : Ciduk Bupati Cianjur, KPK Sita Duit Rp 1,5 M
Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan beberapa kali keluar lapas dengan alasan hendak berobat ke rumah sakit. Padahal, dia menginap di hotel ditemani seorang artis. Begitu pula mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron. Ia keluar lapas untuk menginap di rumah mewah yang dibelinya di Bandung. Wafid menerima uang Rp 63,9 juta dari Wawan dan Rp71 juta dari Fuad Amin. Sedangkan dari Fahmi mobil Mitsubishi Triton seharga Rp 427 juta, sepatu boot, sandal Kenzo, tas Louis Vitton, dan uang Rp39,5 juta. [BYU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya