Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pengen Nyambut Puan Paling Depan
Mas Ganjar Sedang Baik-baikin Banteng
Senin, 14 Februari 2022 07:20 WIB
Sebelumnya
Pengamat politik Hendri Satria menduga, bisa saja Ganjar sedang berusaha baik-baikin Puan dan kubu Banteng yang selama ini tak mendukungnya. “Jawaban Ganjar akan menyambut Puan itu belum tentu bisa terjadi. Kita lihat saja nanti, ini kan masih bahasa politik,” ujar pendiri lembaga survei KedaiKopi yang biasa disapa Hensat ini.
Sementara itu, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia, Maswadi Rauf menilai tidak dijemputnya Puan oleh Ganjar setiap kunjungan ke daerah, tak bisa ditafsirkan sebagai sikap tidak hormat. Ia meyakini, sekeras apapun Ganjar diserang oleh loyalis Puan, Gubernur Jateng itu tetap menaruh hormat kepada putri Ketum PDIP ini.
Baca juga : PPP Incar Kursi Wali Kota Serang Dan Wagub Banten
“Saya pikir Ganjar masih tetap menghormati (Puan),” kata Maswadi kepada Rakyat Merdeka tadi malam. Meskipun, ia menilai ada kejanggalan di balik alasan protokoler legislatif dan eksekutif dalam penyambutan seorang Ketua DPR di Jawa Tengah.
“Memang kalau pejabat pusat ke daerah, biasanya ada pejabat daerah hadir. Gak harus eksekutif. Itu kalau keadaan normal, kalau gak ada masalah. Ini membuktikan ada masalah. Tidak hanya dari pihak Puan tapi juga Ganjar,” sambungnya.
Baca juga : Peringatan HPN, FPKB : Media Jangan Terjebak Pada Clickbait
Menurutnya, konflik internal antara kubu Puan dan kubu Ganjar sudah kadung membuat PDIP terbelah.
Tapi, ia melihat sejauh ini Ganjar dan pendukungnya tidak ofensif. Melainkan cenderung defensif. “Ganjar lebih banyak defensif, yang opensif kan memang lebih banyak Puan dan paa loyalisnya,” terangnya.
Baca juga : Diduga, Ribuan Orang Pernah Masuk Ke Kerangkeng Bupati Langkat
Namun, ia menyayangkan curhat Puan tersebut. Karena pernyataannya itu justru mengundang sentimen negatif dari publik. Tak heran jika belakangan muncul diksi-diksi gila sambutan hingga gila hormat di sosial media. “Kan sekarang ini proses mencari mama, bagaimana menegakkan citra. Itu salah dia dan merugikan diri sendiri,” pungkasnya. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya