Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kabar Baik, Kasus Covid Harian Sudah Turun 99 Persen

Senin, 18 April 2022 22:31 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan, kasus Covid-19 harian nasional saat ini sudah turun 99 persen dibandingkan puncak kasus pada Februari lalu.

Dia merinci, secara nasional, per hari ini, Senin (18/4), kasus baru yang tercatat sebanyak 559. Sementara pada puncak kasus di 16 Februari 2022, tercatat ada 64.718 kasus. Sementara, Kasus aktif berjumlah 50.969 kasus, turun 91,3 persen dari puncaknya di 24 Februari 2022 sebanyak 586.113 kasus.

"Kasus aktif di sebagian besar provinsi sudah relatif rendah, hanya di beberapa provinsi saja masih agak tinggi. Namun semuanya secara konsisten terus menurun," ujar Airlangga Hartarto, dalam Keterangan Pers terkait Hasil Rapat Terbatas (Ratas) PPKM, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/4).

Berita Terkait : Jangan Lupa Bahagia, Hadapi Covid Dengan Prokes Dan Vaksinasi

Jumlah kasus kematian juga turun. Kini, tercatat ada sebanyak 37 kasus. Jumlah itu turun 90,8 persen dari puncaknya di 8 Maret 2022 sebanyak 401 kasus.

Positivity rate di Indonesia juga terus turun. Positivity rate harian adalah 0,9 persen. Sementara mingguan, sebesar 1,6 persen.

Selain itu, khusus untuk wilayah di luar Jawa-Bali, kasus konfirmasi harian juga menunjukkan penurunan. Per Minggu (17/4), tercatat sebanyak 117 kasus, atau 19,27 persen dari kasus harian nasional. Sementara kasus aktifnya dalam periode yang sama sebanyak 25.489 kasus, atau 43,74 persen dari kasus aktif nasional.

Berita Terkait : Status Endemi Jadi Kado Ultah HUT RI

Di luar Jawa-Bali, kasus yang masih tinggi ada di Papua dan Lampung. Di Papua masih 12.000 kasus aktif dan di Lampung 7.400. Sedangkan Sumatera Barat 2.500. Sementara yang lain di bawah 1.000.

Meski kasus aktifnya tinggi, tetapi tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) dan konversi tempat tidur Covid-19 masih memadai di Papua dan Lampung.

Di Papua, BOR sebanyak 9 persen dan konversi sebesar 18 persen. Sementara di Lampung, BOR 3 persen, dan konversi 22 persen. Apabila dilihat secara nasional, BOR juga berada di angka yang rendah, yaitu 4 persen. Sementara, untuk luar Jawa-Bali BOR berada di angka 3,6 persen.

Berita Terkait : Pengurus Masjid Diminta Bikin Satgas Prokes

Selain itu, Airlangga melaporkan bahwa reproduction number (Ro) atau jumlah rata-rata satu orang yang terinfeksi dapat menularkan Covid-19 di Indonesia sudah terkendali. Angkanya di bawah 1. Bahkan, di Sulawesi, sudah turun hingga mencapai 0,99.
 Selanjutnya