Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mahfud: Motif Sambo Bunuh Brigadir J Mungkin Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa

Selasa, 9 Agustus 2022 22:18 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Ist)
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menduga, motif mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo menembak Brigadir Nopryansah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, relatif sensitif.

"Soal motif kita tunggu hasilnya biar nanti di konstruksi hukumnya, mungkin hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa," ungkap Mahfud, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (9/8).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menyerahkan sepenuhnya kepada tim khusus Polri untuk mengusut kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J.

Berita Terkait : 31 Personel Polri Diperiksa, 11 Orang Ditempatkan Khusus

Mahfud mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah mengungkap secara terang pelaku pembunuhan terhadap Brigadir J.

"Pemerintah mengapresiasi Kepolisian Republik Indonesia, Polri khususnya Kapolri Bapak Listyo Sigit Prabowo yang telah serius mengusut dan membuka kasus ini secara terang," tandas Mahfud.

Polri sendiri belum membuka secara gamblang terkait motif dugaan penembakan terhadap Brigadir J. Sejauh ini, Polri baru membuka tabir bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo yang berlokasi di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Berita Terkait : Apa Motif Ferdy Sambo Suruh Bharada E Tembak Brigadir J? Ini Penjelasan Kapolri

Yang terjadi, Ferdy Sambo memerintahkan Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E menembak Brigadir J. Ferdy Sambo kemudian menembakkan pistol milik Brigadir J ke dinding agar memberi kesan ada peristiwa tembak menembak.

"Motif masih pendalaman," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam konferensi pers, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8).

Kendati demikian, Sigit memastikan proses pengusutan akan terus dilakukan. Sehingga akan mengungkap motif maupun hal lainnya secara komprehensif.

Berita Terkait : Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

"Masih terus dilakukan ini tentunya membutuhkan keterangan ahli, tentunya ini menjadi bagian yang harus dituntaskan," tegas Sigit. ■