Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ganjar-Gibran Berduet

Lawan Mafia Tambang

Selasa, 29 November 2022 06:50 WIB
Ganjar Pranowo (tengah) bersama Gibran Rakabuming Raka (kanan) dan Teguh Prakosa (kiri) di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020).  (Foto: Istimewa).
Ganjar Pranowo (tengah) bersama Gibran Rakabuming Raka (kanan) dan Teguh Prakosa (kiri) di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020). (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Duet maut ditunjukkan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Namun, ini bukan soal Pilpres 2024. Ini mengenai langkah melawan mafia tambang.

Adanya duet ini diawali dari keluh kesah warganet dengan akun @amr715882 yang menyolek Gibran di akun @gibran_tweet dan Ganjar di akun @ganjarpranowo. "Mas, sampaikan ke Pak @jokowi untuk menindak tambang pasir ilegal yang ada di Kabupaten Klaten. Lebih dari 20 titik lokasi, tapi dibiarkan," curhatnya sambil juga me-mention Kapolri, Minggu (27/11).

Berita Terkait : Iran Pede Menang Lawan Amerika Serikat

Mendapati curhatan tersebut, putra sulung Jokowi itu, segera menjawab. "Ya Pak. Ini bupati juga beberapa kali mengeluh ke saya. Backingan-nya ngeri," tulis Gibran.

Cuitan itu kemudian ditimpali @rrrangga. "Bekingnya ada yang jadi pejabat di bawah institusi Pemerintah. Piye, ra wani (gimana, nggak berani) Pak?" tantangnya. "Berani. Tapi sekali lagi, itu kejadiannya bukan di Solo," jawab Gibran.

Berita Terkait : Gempa Cianjur, Kemenag Berikan Bantuan dan Layanan Trauma Healing

Karena dirinya ikut dicolek, Ganjar buka suara. Dia meminta diinfokan, siapa yang ada di belakang tambang itu, dan status tambang itu, apakah kegiatan itu legal atau tidak.

"Setelah itu, kita serahkan pada penegak hukum. Maka penegak hukum minta perannya berdiri paling depan, karena sudah terkait dengan pelanggaran," tegas Ganjar, di kantornya, di Semarang, kemarin.

Berita Terkait : NasDem Main Api Nih

Ganjar melanjutkan, upaya tindakan terhadap tambang galian C ilegal sebenarnya sudah pernah dilakukan. Namun, muncul lagi, muncul lagi. Sudah ada Tim Puser Bumi yang dibentuk untuk mengatasi ini. Namun, tidak efektif lagi. Ganjar pun meminta dukungan masyarakat untuk melapor atas keberadaan tambang ilegal itu.
 Selanjutnya