Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebut Orang Miskin Nambah Karena Besanan Dengan Orang Miskin
Pak Muhadjir Kok Gitu Sih Ngomongnya
Rabu, 5 Agustus 2020 06:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy kembali bikin kontroversi. Dia menyebut, jumlah rumah tangga miskin di Indonesia nambah lantaran sesama keluarga miskin besanan. Pak Muhadjir, kok tega sih ngomong gitu.
Muhadjir melontarkan pernyataan itu ketika memberikan sambutan dalam webinar yang digelar kongres Wanita Indonesia (Kowani), kemarin. Eks Mendikbud ini awalnya membeberkan data, ada 76 juta rumah tangga miskin di Indonesia. “Itu berarti masih sekitar 20 persen dari rumah tangga,” tuturnya.
Baca juga : Syukuran Harlah Bung Karno, PDIP Wayangan dengan Lakon Patriotisme
Nah, menurut dia, rata-rata rumah tangga miskin yang baru berasal dari rumah tangga miskin sebelumnya. “Sesama keluarga miskin besanan, kemudian lahirlah keluarga miskin baru,” seloroh Muhadjir.
Menurut Muhadjir, perlu ada upaya pemotongan mata rantai keluarga miskin di tanah Air. Jika tidak dipotong, kemiskinan akan berimbas pada proses pertumbuhan anak yang akan di lahirkan. Salah satunya stunting (kekerdilan anak).
Baca juga : Sandi & Muzani Digadang Pas Jadi Ketua HarianĀ
Berdasarkan data Bank Dunia, kata dia, 54 persen angkatan kerja Indonesia merupakan orang-orang yang pernah mengalami stunting. Pemerintah sendiri sudah menargetkan menurunkan angka stunting turun dari 27 persen ke 14 persen pada 2024 nanti. “Orang kalau sudah stunting maka kemampuan kecerdasannya sudah selesai, tidak bisa dinaikkan lagi,” tuturnya.
Salah satu program yang dijalankan pemerintah saat ini adalah pembekalan bagi para calon pengantin. Pembekalan calon pengantin ini, kata Muhadjir, sifatnya berupa perencanaan membangun keluarga antara dua pasangan yang hendak menikah. Pernikahan tanpa perencanaan bukan tak mungkin akan menjadi salah satu rumah tangga baru yang miskin.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya