Dark/Light Mode

Bombardir 2 Prajurit TNI Yang Sedang Shalat

Teroris Papua Bikin Emosi Mendidih

Sabtu, 23 Januari 2021 07:50 WIB
Prajurit TNI gugur ditembak KKB di Kabupaten Intan Jaya, Papua. (Foto: iNews)
Prajurit TNI gugur ditembak KKB di Kabupaten Intan Jaya, Papua. (Foto: iNews)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kelakuan teroris Papua makin menjadi-jadi. Kemarin, mereka kembali membunuh 2 prajurit TNI. Yang bikin emosi kita mendidih, para teroris sialan itu, tega-teganya memberondong prajurit TNI yang sedang khusyu melaksanakan shalat.

Kedua prajurit yang gugur itu: Pratu Roy Vebrianto dan Pratu Dedi Hamdani. Mereka merupakan prajurit TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Penyangga (Mobile) Yonif Raider 400/Banteng Raiders dari Batalyon Infanteri Raider 408/Suhbrastha, Komando Daerah Militer IV Diponegoro.

Penembakan terhadap keduanya diawali oleh serangan teroris Papua ke Pos Titigi. Mereka menyerang secara membabi buta. Tanpa henti dan tak berperikemanusiaan. Pratu Roy yang tengah membersihkan tempat ibadah usai shalat subuh, turut ditembaki.

Baca Juga : Ayo, Selamatkan Nyawa Rakyat

Akhirnya, Roy gugur lantaran tak kuat menahan sakit setelah tertembak di bagian dadanya. “Pratu Roy ditembak dari jarak 200 meter,” kata Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, kemarin.

Mengetahui markasnya dilucuti, Dedi langsung mengejar. Nahas, saat pengejaran, Dedi tak menyangka teroris Papua yang bersembunyi di hutan daerah Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, telah siap menyongsongkan pelurunya. Dedi diberondong peluru dari arah ketinggian.

“Pratu Dedi Hamdani tertembak di bagian perut saat melakukan pengejaran KKB,” ujar Suriastawa. 

Baca Juga : RR Masih Ngomel-ngomel

KKB atau Kelompok Kriminal Bersenjata, begitulah aparat TNI dan pemerintah memanggil para teroris biadab itu.

Kedua korban meninggal saat hendak diberi perawatan lebih lanjut di rumah sakit. “Dua korban penembakan KKB itu, meninggal dunia saat dievakuasi ke Timika dengan menggunakan helly Caracal,”
jelasnya.

Kepergian Roy dan Dedi dikonfirmasi melalui unggahan akun instagram resmi milik Kodam IV/Diponegoro.

Baca Juga : Budiman Dipuji Dan Diledek

“Turut berduka cita atas gugurnya prajurit terbaik Satgas Yonif Raider 400/BR dalam menjalankan tugas mengamankan perbatasan di RI-PNG,” tulis akun @kodam_diponegoro, kemarin.
 Selanjutnya