Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ajukan Kredit Ekspor Ke BNI Kebayoran Baru
Gramarindo Jaminkan L/C Fiktif Rp 2 Triliun
Sabtu, 6 Februari 2021 06:25 WIB
Sebelumnya
Menanggapi kesaksian Alimin, Maria justru mempertanyakan kenapa BNI tidak menanyakan L/C terlebih dulu kepada bank penerbit, sebelum mengucurkan kredit ekspor. Maria pun menuding, ada yang salah dalam sistem pencairan L/C di BNI Kebayoran Baru saat itu.
Ia juga mempersoalkan mengapa BNI tidak melakukan konfirmasi ke bank penerbit L/C yang bukan korespondensinya.
Baca juga : Maria Pauline Didakwa Rugikan Rp 1,2 Triliun
Puluhan L/C yang tidak tertagih ini diterbitkan Rose Bank Switzerland, Middle East Bank Kenya, Wall Street Banking Corp Ltd, dan Dubai Bank Kenya Ltd.
Menurut Maria, BNI seharusnya tidak mencairkan L/C bila menilai ada penyimpangandalam proses sejak awal. “Karena issuing (bank penerbit L/C) sudah harus ditagih sebelum dibayarkan. Kedua, konfirmasi tidak akan dilakukan kalau dia bukan korespondensi banknya,” kata Maria.
Baca juga : Bos Perindo Bidik Total Pendapatan Rp 10 Triliun
Menyikapi keberatan terdakwa itu, Alimin menyatakan tetap pada keterangannya.
Pada sidang ini, Maria Pauliene Lumowa alias Erry didakwa telah membobol kas Bank Negara Indonesia (BNI) 46 Cabang Kebayoran Baru sebesar 82,8 juta dolar Amerika dan 54 juta Euro atau setara Rp 1,214 triliun.
Baca juga : Restrukturisasi Kredit BNI Capai Rp 122,0 Triliun
Modusnya, mengajukan kredit ekspor dengan jaminan puluhan L/C fiktif. L/C itu tidak bisa dicairkan. Selain itu, Maria didakwa melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ia menggunakan uang hasil pembobolan dana BNI Cabang Kebayoran Baru untuk berbagai keperluan. Ada juga yang ditempatkan di perusahaan jasa keuangan. [BYU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya