Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BUMN Karya Terlilit Utang Puluhan Triliun
Kurangi Beban, Jangan Cuma Andalkan Suntikan Pemerintah
Minggu, 11 April 2021 05:31 WIB
Sebelumnya
Dia pesimistis investor akan berminat jika tak ada gebrakan dari BUMN Karya.
“Kalau ujung-ujungnya BUMN Karya masih rugi, itu tidak menarik. Karena, SWF kan harus memberikan keuntungan bagi investor,” cetusnya.
Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono mengakui, pihaknya menanggung beban utang lantaran rencana divestasi aset sejumlah ruas tol yang seharusnya dilakukan tahun lalu, tidak terealisasi akibat pandemi Covid-19.
Baca juga : Marak Varian Baru, Jangan Tunda Vaksinasi
Ia mengatakan, divestasi aset menjadi salah satu upaya perseroan untuk menekan beban utang. Sekaligus, mengembalikan kinerja keuangan perusahaan, yang tahun lalu terpuruk akibat pandemi. “Harusnya, tahun lalu kami melakukan divestasi lima ruas tol, tapi gagal karena investor banyak yang menunda,” ujarnya, dalam webinar, Kamis (8/4).
Untuk itu, perseroan menargetkan divestasi sembilan ruas tol guna menurunkan kondisi beban pinjaman Waskita yang sangat besar.
Ia merincikan, melalui anak usahanya, yakni PT Waskita Toll Road (WTR), telah meneken dua Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PPJB) senilai Rp 2,3 triliun. WTR menandatangani PPJB untuk divestasi 20 persen dari total 40 persen kepemilikan saham pada PT Jasa Marga Semarang-Batang, dan divestasi 30 persen saham kepada PT Jasa Marga Kualanamu Tol. Artinya, dua ruas di antaranya telah berhasil didivestasikan pada Maret 2021, yakni Jalan Tol Semarang-Batang dan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.
Baca juga : Yasonna Ingatkan SBY Dan AHY Jangan Kaitkan Kisruh Kudeta Dengan Pemerintah
“Dua ruas sudah deal, sudah kami eksekusi, satu ruas dalam proses, lalu tiga ruas kami divestasi dengan pola share swap (skema tukar saham),” katanya.
Menurutnya, sejumlah investor sudah mulai mendekati perseroan untuk mengakuisisi sejumlah ruas tol. Pihaknya melakukan proses penawaran terbuka untuk menarik minat investor lama dan baru.
“Kami optimis, divestasi ruas tol dapat terlaksana. Apalagi setelah satu ruas tol terealisasi, ternyata investor banyak sekali yang ingin mengakuisisi ruas-ruas tol Waskita Karya,” ungkapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya