Dark/Light Mode

Termasuk Kelompok Rentan, Disabilitas Berhak Divaksin

Sabtu, 5 Juni 2021 08:09 WIB
Vaksin Covid-19 bagi Penyandang Disabilitas. (Foto : Instagram @Lawancovid19_id).
Vaksin Covid-19 bagi Penyandang Disabilitas. (Foto : Instagram @Lawancovid19_id).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelaksanaan vaksinasi bagi penyandang disabilitas, baik fisik maupun mental sudah mulai dilakukan sejak 1 Juni 2021. Sebanyak 562.242 penyandang disabilitas di seluruh wilayah Indonesia ditargetkan mendapat vaksinasi Covid-19.

Lawancovid19_id mengungkapkan, penyandang disabilitas dapat dilayani di seluruh fasilitas kesehatan/sentra vaksinasi manapun dan tidak terbatas pada alamat domisili KTP. Sementara untuk pelaksanaannya, dibutuhkan kerja sama dengan komunitas, organisasi lokal dan pihak swasta.

Berita Terkait : Ogah Divaksin, Tinggalin Aja

“Untuk panti yang berada dalam naungan Kementerian Sosial (Kemensos), akan ada pihak tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat yang melakukan kunjungan untuk vaksinasi,” tulis lawancovid19_id.

Aidran_ mengungkap alasan penyandang disabilitas menjadi prioritas penerima vaksin Covid-19.

Berita Terkait : Jika Tak Memungkinkan, Jangan Paksa Anak Sekolah Tatap Muka

“Beberapa ragam kondisi disabilitas lebih mungkin tertular Covid-19 karena kondisi me­dis bawaan, tempat tinggal yang padat, sistem dan layanan kesehatan yang tidak aksesibel dan ketimpangan sosial,” ungkapnya.

“Kalangan lain yang mendapat skala prioritas vaksin Covid-19 adalah penyandang disabilitas. Vaksinasi penting untuk mereka, mengingat mereka tergolong kelompok yang rentan,” kata belalangcerewet.

Berita Terkait : Prokes Harus Diawasi, Jangan Kadang Ketat, Kadang Longgar

Dillahfara menyambut baik adanya vaksinasi Covid-19 untuk penyandang disabilitas. “Alhamdulillah untuk penyandang disabili­tas akan mendapatkan vaksin juga. Bahagia banget mendengarnya semoga vaksin ini berjalan lancar yang diharapkan masyarakat Indonesia,” harapnya.

“Pada gelombang ketiga vaksinasi Covid-19 akan diprioritaskan kepada 250.000 penyan­dang disabilitas dan penyandang psikososial. Petugas kesehatan akan datang langsung ke tempat penyandang difabel untuk vaksinasi,” tutur fajarwahyu99.
 Selanjutnya