Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Saat PPKM Darurat
Orang Baik Bermunculan Yang Nyebelin Juga Ada
Senin, 12 Juli 2021 07:30 WIB
Sebelumnya
Namun sayang, beberapa warga justru marah-marah dan mengintimidasi. “Eh lu keluar-keluar ngapain, gue foto,” ujar salah satu warga sambil merekam dengan ponselnya. Perkataan pedas itu ditimpali oleh anggota keluarga yang negatif.
“Orang nggak ada obat, nggak ada obat di sini mau keluar itu ke Puskesmas,” jawabnya dengan nada keras.
Baca juga : Penyekatan Di Mana-mana Mobilitas Warga Menurun
Tak lama kemudian muncul beberapa tetangga lainnya, termasuk seorang wanita yang juga ikut berteriak-teriak. Mereka terlibat adu mulut dengan keluarga yang sedang isoman iti. Salah satu tetangga bahkan menggebrak gerbang rumah keluarga tersebut.
Di Surabaya, Jawa Timur juga terjadi perilaku masyarakat yang nyebelin. Kepolisian yang hendak membubarkan warga Bulak Banteng, Kenjeran, Surabaya yang melanggar PPKM Darurat malah diserang balik. Kericuhan tak terhindarkan.
Baca juga : Sepekan PPKM Darurat, Target Belum Nyampe
Kenapa sikap masyarakat beragam terkait PPKM Darurat? Pakar kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah menilai perubahan perilaku masyarakat akibat munculnya peraturan merupakan hal wajar. Bagaimana menyikapinya, tergantung masyarakatnya.
“Penanganan Corona itu hanya dua hal, satu soal kebijakan publiknya kedua perilaku masyarakatnya,” jelas Trubus saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Bansos Mana Bansos
Apabila berpikir positif, maka kebijakan yang diputuskan pemerintah bakal dipatuhi. Begitupun sebaliknya, jika kebijakan dianggap membebani, maka akan muncul perilaku negatif. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya