Dark/Light Mode

Ciptakan Iklim Politik Bersih

KPK Beri Paku Integritas Pada KPU dan Bawaslu

Kamis, 14 Oktober 2021 21:48 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra (kanan) dan Anggota KPU Arief Budiman (kiri), menjawab singkat pertanyaan wartawan usai mengikuti program Penguatan Antikorupsi bagi Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Kamis (14/10). (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra (kanan) dan Anggota KPU Arief Budiman (kiri), menjawab singkat pertanyaan wartawan usai mengikuti program Penguatan Antikorupsi bagi Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Kamis (14/10). (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Untuk menciptakan iklim politik yang bersih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui pendekatan pendidikan memberikan penguatan antikorupsi untuk penyelenggara negara berintegritas (Paku Integritas) kepada jajaran pejabat di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Kegiatan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (14/10). Dalam pembekalan antikorupsi atau executive briefing Paku Integritas ini, hadir Ketua KPU Ilham Saputra beserta enam Anggota KPU.

Kemudian, Sekretaris Jenderal, Inspektur Utama, Deputi Bidang Administrasi, dan Deputi Bidang Teknis.

Baca Juga : 4 Eks Anggota DPRD Jambi Segera Disidang

Sementara dari Bawaslu hadir Ketua Bawaslu Abhan beserta empat Anggota Bawaslu, Inspektur Utama, Deputi Bidang Dukungan Teknis, dan Deputi Bidang Dukungan Administrasi. Para pejabat eselon satu tersebut didampingi pasangan masing-masing.

Sektor politik menjadi salah satu sektor yang menjadi konsen KPK sejak lama. KPK telah melakukan berbagai kajian di sektor politik.

Sejak 2012, KPK telah melakukan kajian sistem dan partai politik yang dilanjutkan dengan sejumlah program maupun kajian lebih lanjut.

Baca Juga : Indonesia Aktif Cari Solusi Atasi Keterpurukan Penerbangan Sipil

Mulai dari kajian sistem parlemen, program pemilu berintegritas, kajian sistem integritas partai politik, program politik cerdas berintegritas, kajian pembenahan sistem pilkada, kajian RUU parpol, kajian pendanaan parpol, hingga insersi pendidikan antikorupsi pada parpol, serta penyelenggaraan bimtek program antikorupsi bagi penyelenggara dan pemilih.

Sebagai institusi yang berwenang dalam penyelenggaraan pemilu, KPK juga telah bekerja sama dengan KPU dan Bawaslu untuk mendorong pencegahan korupsi dalam penyelenggaraan pemilu maupun pilkada.

Melalui kegiatan ini KPK berharap dapat memberikan penguatan antikorupsi sebagai benteng integritas dalam pelaksanaan tugas.

Baca Juga : LaNyalla Minta Pemerintah Tidak Lengah

Ketua Bawaslu Abhan mengapresiasi KPK karena telah menyelenggarakan kegiatan ini. "Kami sepakat pemberantasan korupsi dimulai dari hal yang kecil, dimulai dari diri sendiri. Dan istri mempunyai peran yang sangat penting," tutur Abhan.
 Selanjutnya