Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Sebelumnya
Luhut mengatakan, BPKP kemungkinan akan mulai mengaudit perusahaan-perusahaan itu dalam waktu dekat.
“Ada perusahaan yang barangnya di sini, kantornya di luar negeri, (pemiliknya) tinggal di luar negeri. Saya pikir tidak adil juga, kita harus hidup dengan keadilan juga,” tegas Luhut.
Baca juga : Dubes Arab Saudi Silaturahmi Ke Wapres, Puji Jemaah Haji
Luhut menekankan, Pemerintah memberi perhatian khusus terkait harga minyak goreng sehingga bisa terjangkau masyarakat luas.
“Perhatian yang tidak kalah penting bagi petani kelapa sawit. Bapak Presiden (Joko Widodo) sampaikan kepada kami agar kesejahteraan petani jadi prioritas utama,” kata Luhut.
Baca juga : Santri dan Ulama Sumut Doakan Ganjar Menang Pilpres 2024
Dikatakan Luhut, Presiden juga berulang kali meminta para pembantunya di kementerian agar memperhatikan masalah harga minyak goreng. Jangan sampai rakyat menjadi korban dan itu akan menimbulkan ketidakstabilan.
Luhut menjelaskan, Pemerintah terus berupaya memastikan harga minyak goreng stabil pada angka Rp 14 ribu per liter, sementara untuk harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani ada di atas Rp 2.500-Rp 3.200.
Baca juga : Ke Final, Fajar/Rian Waspadai Serangan Pasangan China
Seperti diketahui, audit industri kelapa sawit akan dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Hal ini dilakukan untuk membenahi komoditas minyak goreng di bagian hulu dan juga untuk mengetahui pemilik lahan perusahaan sawit yang mengantongi Hak Guna Usaha (HGU). ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya