Dark/Light Mode
Gara-gara Pemilu Langsung
Sesama Tetangga Musuhan, Orang Baik Nggak Terpilih
Sebelumnya
Dalam kesempatan itu, Mahyudin juga menyinggung masalah sosialisasi Empat Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) yang selama ini dilakukan MPR. Dia memastikan, sosialisasi itu bukan doktrinasi. Sosialisasi itu hanya untuk menguatkan kembali nilai-nilai luhur bangsa di tengah masyarakat.
Dalam beberapa survei, lanjut Mahyudin, terlihat ada potensi munculnya radikalisme di tengah masyarakat. Menyikapi itu, MPR turun tangan untuk membentengi masyarakat. Caranya, dengan sosialisasi Empat Pilar. Dia pun berharap, Pemerintah melakukan hal serupa.
Baca juga : Tersangka Pembunuh Sekeluarga Dikenal Tetangga Cuek Dan Galak
Irman Putra Sidin setuju dengan hal itu. Dia pun berharap, MPR menjadi rumah kebangsaan. Untuk itu, DPR pun harus lebih aktif. “MPR ke depan, kehadirannya harus bisa dirasakan publik,” harapnya.
Irman juga menyinggung mengenai sistem Pemilu langsung. Di awal reformasi, sistem ini dianggap paling baik. Namun, sekarang, sistem ini malah menimbulkan banyak perselisihan di tengah masyarakat. “Antartetangga jadi bermusuhan gara-gara beda pilihan menjelang Pilpres,” ujarnya. [ONI]
Baca juga : Dari Dulu, Caleg Petahana Manfaatkan Dana Kementerian
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.