Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Polarisasi Masih Bercokol
Oposisi Dianggap Jadi Biang Kerok
Senin, 20 Desember 2021 08:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Demokrat menilai, polarisasi akibat pemilu 2019 masih terjadi hingga saat ini. Sayang, seolah ada tudingan, pihak di luar pemerintahan itu mau membuat kekacauan.
Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, diperlukan keserasian kebangsaan demi terciptanya pengertian yang baik di tengah masyarakat menuju pasca pandemi Covid-19.
Baca juga : Poros Jakarta-Den Haag Beri Solusi Penanganan Banjir Di DKI
“Kalau polarisasi itu dirawat, dibentuk, dan didesain untuk terus ada, berarti untuk meminimalisirnya juga bisa didesain dan dirancang,” ujar Herzaky kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Dia menduga, ada upaya manipulasi dari pihak tertentu yang ingin memberikan pandangan, seolah pihak di luar Pemerintahan itu mau menyesatkan atau membuat kacau. Padahal, kritik membangun dari luar justru untuk meluruskan laju Pemerintah tetap di jalurnya.
Baca juga : Hari Kedua Di Bali, Jokowi Akan Hadiri Sejumlah Acara
“Polarisasi dengan memberi label dan stigma ini diciptakan dan dilanggengkan pihak tertentu untuk kepentingan sendiri,” katanya.
Dikatakan, ada tiga langkah yang bisa dilakukan untuk meraih keserasian kebangsaan pasca pandemi Covid-19. Pertama, perlunya ruang dialog yang terbuka untuk publik. Jangan sampai, kata Herzaky, ketika seorang tokoh berbicara, justru dianggap inginmenjatuhkan negara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya