Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menganalisa Pilpres 2024 akan berjalan dinamis karena tanpa kemunculan petahana. Ia berharap, momentum ini dimanfaatkan seluruh partai politik untuk berkompetisi. PAN pun siap mendukung maupun mengajukan kader demi berprosesnya demokratisasi di Tanah Air.
Dia mengklaim, PAN kebanjiran kader-kader berkualitas untuk dimajukan.
“PAN terbuka sekali mendukung yang terbaik untuk maju kandidat Presiden. Bahkan di tingkat PAN kami juga siap,” ujar Saleh kepada RMco.id, Kamis (21/5).
Saleh mengamini, proyeksi 2024 masih terlalu jauh untuk dibahas saat ini. Namun, menjadi menarik karena pemilu nanti tidak ada kandidat incumbent. Jadi, semua calon presiden memiliki peluang yang sama.
Baca juga : Sandi: Di Tengah Pandemi, Jaga Ketahanan Pangan dari Rumah
PAN, katanya, akan mengambil peran untuk proses kepemimpinan di Indonesia.
Saleh berharap tidak hanya PAN, partai politik lainnya akan mendorong kader terbaik ataupun jagoannya di Pilpres 2024.
Baca juga : 12.062 Perusahaan Ajukan Pembebasan Pajak
Nantinya, setiap jagoan dari tiap partai akan diuji kualitasnya. Nah, siapa yang terbaik bisa diusung bersama dan menciptakan koalisi yang kuat sebelum pemilu.
“Parpol itu tempat bersemainya calon pemimpin bangsa yang kapabel dan akuntabel. Saya harap parpol dapat menghilangkan ego sektoral masing-masing dan menguji secara adil,” pungkasnya [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya