Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Usai Didukung Ijtima Ulama Dan Tokoh Agama
Tim AMIN Heran, Politik Identitas Digoreng Lagi
Minggu, 17 Desember 2023 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Narasi politik identitas kembali ramai jelang Pilpres 2024. Apalagi, setelah pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), resmi didukung Ijtima Ulama, Ustaz Abdul Somad dan Riziq Shihab.
Juru Bicara Tim AMIN Abdul Rochim heran, isu ini kembali digoreng. Kata dia, apapun latar belakangnya, setiap warga negara punya hak memberikan dukungan. Termasuk tokoh-tokoh Ijtima Ulama.
Baca juga : Lawan Maroko, Iran Siap Bikin Kejutan Lagi
"Digoreng dan diangetin lagi, karena lawan panik dan sudah tidak lagi punya isu untuk menjatuhkan AMIN yang semakin positif dalam survei," kata caleg DPR Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Dapil Surabaya-Sidoarjo ini.
Gorengan yang sengaja dimunculkan ini, tujuannya agar pemilih antipati kepada AMIN.
Baca juga : MPR dan Forhati Akan Gelar Talk Show Peran Politik Perempuan di 2024
"Gerbong lain mulai gelisah. Surveinya stagnan. Saya yakin, isu gorengan ini tak akan menggoyahkan pemilih, khususnya pemilih tradisional PKB," tegasnya.
Serupa, Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid juga tak khawatir penandatanganan Pakta Integritas Ijtima Ulama dan berbagai dukungan dari tokoh agama berujung pada tergerusnya elektabilitas AMIN. Dia yakin, dagangan politik identitas tak akan laku.
Baca juga : Ganjar Dukung Optimalisasi Pelaksanaan UU Tentang Pondok Pesantren
"Politik identitasnya di mana? Tidak ada," kata Cak Udin-sapaan karibnya, di Kompleks Parlemen, Senayan.
Menurutnya, PKB terbuka terhadap kelompok manapun yang ingin memberikan dukungannya kepada AMIN. Yang penting, dukungan berbagai kelompok, khususnya Pakta Integritas Ijtima Ulama tidak menabrak dengan nilai-nilai ke-NU-an.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya