Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Wartawan Senior
Sebelumnya
Walaupun Ganjar orang PDI-P (apalagi kalau nanti menyingkir sementara dari markas banteng), dan memenangi pilpres, tentu saja “IMB dan SIM-nya” akan ditandatangani oleh pengusungnya: KIB. PDI-P akan duduk di gerbong depan tapi agak di belakang.
Dengan demikian, visi-misi KIB-lah yang akan dikedepankan. KIB-lah yang akan duduk di sampingsupir, menjadi navigator yang akan meneruskan program-program Presiden Jokowi.
Baca juga : "Lampu Merah Cibubur, Indonesia"
Kalau capres PDIP yang menang, tentu tidak ada masalah. Aman bagi PDI-P. Tapi kalau capresnya KIB yang menang, posisi PDIP setengah atau duapertiga aman.
Yang paling aman dan nyaman, tentu saja KIB. Misalnya, jumlah menteri atau kursi-kursi di posisi strategisnya akan lebih banyak.
Baca juga : Kasus Papua, Sampai Kapan?
Kondisi akan tidak aman kalau pilpres dimenangi pasangan yang diusung Surya Paloh Cs. Sehingga, bisa muncul ucapan, “apa gue bilang, koalisi tunggal saja. Jangan dipecah-pecah”.
Kemungkinan apa pun masih bisa terjadi. Yang terduga, tidak terduga atau mengejutkan. Peta koalisi dan kekuatan masih bisa berubah. Apalagi pilpres masih cukup lama.
Yang paling dekat, tentu saja urusan dapur; harga minyak goreng, cabe, gula, gas, BBM, atau naiknya uang jajan anak karena jajanan di sekolah semuanya naik.
Bagi rakyat, masalahnya “tidak tunggal”. Banyak. Mau berkoalisi pun bingung, koalisi sama siapa, walaupun semua parpol dan capres berteriak lantang “kami berjuang demi rakyat”. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.