Dark/Light Mode

Meski Panas, Tetap Fokus

Selasa, 17 Oktober 2023 06:08 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN
Wartawan Senior

 Sebelumnya 
Kalau MK melahirkan putusan yang mengundang kontroversi; bagi Polri, kasus terkait pimpinan KPK juga bisa berakhir kontroversi kalau kendor dan tidak tuntas.

Karena itu, semua pejabat, menteri dan kepala daerah perlu memperkuat komitmen untuk tidak menjadikan politik di atas segalanya. Jangan jadikan politik sebagai “virus” yang mengganggu ketahanan tubuh birokrasi dan pemerintahan.

Orkestrasi harus dilakukan segera. Jangan sampai ada pejabat atau menteri yang terlalu sibuk melakukan manuver politik dibanding bekerja untuk rakyat.

Baca juga : Deg-Degan Hadapi Mahkamah Kehidupan

Hari-hari ini, para pejabat akan fokus membicarakan siapa cawapres Prabowo dan Ganjar Pranowo. Atau, bagaimana menduetkan Prabowo-Ganjar atau GanjarPrabowo. Ingat, jangan gunakan waktu, fasilitas serta uang rakyat untuk kepentingan politik.

Di sinilah pentingnya ketegasan dan keseriusan pemerintah untuk menertibkan hal tersebut. Jangan sampai politik yes, ngurus rakyat no!. Barisan harus dirapatkan. Bukan untuk politik. Tapi, sekali lagi, untuk rakyat.

Dalam minggu-minggu ini, kita ingin melihat roda pemerintahan yang berjalan normal, walau dibakar oleh panasnya isu capres/cawapres.

Baca juga : “KPK Dan Kementan” Perlu Jalan Bareng

Presiden Jokowi perlu memberi penekanan dan ketegasan supaya para pejabat di pusat maupun daerah tetap bekerja normal mengurus rakyat di tengah suhu panas politik.

Pemilu jangan menyita semua perhatian. Tetap sisakan buat rakyat. Rakyat jangan dijadikan komoditi lima tahunan, bahkan cuma empat tahunan. Karena, setahunnya terpotong oleh manuver politik.

 Sekali lagi, tetaplah fokus, untuk rakyat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.