Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jelang SEA Games 2022, NOC Indonesia Siapkan Atlet Dan Kekuatan Cabor

Rabu, 8 Desember 2021 21:57 WIB
Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry Kono. (Foto: Istimewa)
Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry Kono. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) merespon aktif keputusan Panitia Penyelenggara SEA Games 2022 Hanoi.

Keputusan pemilihan cabang olahraga (cabor) hingga kesiapan tuan rumah menggelar multi event pada masa pandemi Covid-19 menjadi sorotan Organisasi Non-pemerintah pimpinan Raja Sapta Oktohari di SEAGF Meeting yang diadakan virtual, Selasa (7/12).

Berita Terkait : Relawan Indonesia Care Galang Dana Untuk Korban Semeru

Dalam rapat yang dipimpin COO SEAGF Dato Seri Chaiyapak Siriwat, Panitia SEA Games Vietnam dan Komite Olimpiade Vietnam memastikan penyelenggaraan SEA Games XXXI pada 12-23 Mei 2022 di Hanoi dan sekitarnya.

Resmi diputuskan SEA Games XXXI digelar 12-23 Mei dengan mempertandingkan 40 cabang olahraga dan 526 number of event.

Berita Terkait : Syarief Hasan Minta Pasokan Dan Harga Pangan Stabil

"Selanjutnya, NOC Indonesia akan segera berdikusi lagi dengan Komisi Atlet untuk membahas kesiapan cabor dan jumlah atlet yang akan turun,” ujar Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry Kono, Rabu (8/12).

Terkait pemilihan cabor, Ferry menjelaskan NOC Indonesia sangat vokal. Mulai dari alasan pemilihan sejumlah cabor serta rujukan pengakuan cabor yang terafiliasi dengan International Federation.

Berita Terkait : KAI Kembali Tanam Pohon Dan Hijaukan Stasiun

“Ada sejumlah cabor yang kami pertanyakan karena NOC Indonesia tetap harus mengutamakan kepentingan Indonesia. Namun, SEAGF Charter (Piagam SEAGF) memang sudah menjelaskan bahwa cabor wajib di SEA Games hanya akuatik dan atletik, makanya dari dulu NOC Indonesia selalu menekankan SEA Games ini sekadar menjadi sasaran antara saja,” ujar Ferry.
 Selanjutnya