Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Barcelona Vs Real Madrid: 1-2
Bellingham Cetak Sejarah El Clasico
Senin, 30 Oktober 2023 07:00 WIB
Sebelumnya
Barca memang layak disebut tampil lebih baik hampir sepanjang laga, tapi Real Madrid lagi-lagi menunjukkan efektivitas mereka. Skuad Carlo Ancelotti tidak butuh banyak peluang untuk mencetak gol. Sepertinya situasi semacam itulah yang disesali Xavi. Timnya sudah bermain bagus dan aktif menyerang, hanya gagal mencetak gol penentu.
“Saya kira kami mendominasi dalam 60 menit pertama, tapi ketika Anda tidak bisa mencetak gol kedua, hal semacam ini bisa terjadi dalam sepak bola,” ujar Xavi Hernandez.
“Kami butuh lima atau enam peluang untuk mencetak gol, ketika Real Madrid bisa mencetak gol hanya dengan dua setengah peluang,” sebutnya.
Baca juga : El Clasico Rasa Kudeta
Xavi memuji timnya yang sudah menunjukkan performa maksimal. Barca seharusnya keluar sebagai pemenang jika menilai performa secara adil, tapi Real Madrid punya keberuntungan. “Saya rasa, bahkan hasil imbang pun tidak akan cukup bagi kami. Padahal mereka (Real Madrid) akan cukup puas dengan hasil imbang,” lanjut Xavi.
Kekalahan Barca lantas memicu munculnya kontroversi soal kepemimpinan wasit. Di babak pertama, ada insiden pelanggaran ketika Araujo ditekel Tchouameni di kotak penalti Real Madrid. Pemain-pemain Barca langsung meminta hadiah penalti untuk insiden tersebut, tapi wasit bergeming. Padahal, Barca punya kesempatan menggandakan keunggulan.
“Pemain-pemain di ruang ganti bicara soal kemungkinan penalti. Saya tidak tahu, saya tidak melihat insiden itu. Lagi pula, itu tidak penting,” ujar Xavi.
Baca juga : El Barca Konsisten
Bahkan, bek Barca, Ronald Araujo belum terima dengan kekalahan timnya saat menjamu Real Madrid. Menurutnya, kekalahan Barca 1-2 di laga tersebut akibat keputusan wasit yang tidak adil.
Kepada The Marca, dia mengungkapkan. El Real harusnya menerima hukuman penalti di penghujung babak pertama, atau setelah Ronald Araujo ditarik pemain Real Madrid, Aurelien Tchouameni di dalam kotak penalti.
Momen itu diawali dari sepak pojok. Araujo ada memiliki peluang untuk melepaskan tembakan ke arah gawang namun ditarik oleh Tchouameni hingga terjatuh. “Harusnya itu penalti. Saya didorong, padahal kalau tidak saya bisa mencetak gol,” kata Araujo.
Baca juga : Barca Vs Real Madrid, Rebutan Julian Alvarez
Yang membuat Araujo semakin kecewa, tidak ada respons dari wasit untuk melihat video assistant referee (VAR) terlebih dulu. Padahal dalam momen itu jelas Tchouameni melakukan pelanggaran. “Setidaknya dia dapat meninjau. Itu keputusannya dan kami harus melanjutkan pertandingan, tapi ini menyedihkan karena ini adalah pelanggaran yang jelas,” tutur Araujo.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin 30/10/2023 dengan judul Barcelona Vs Real Madrid: 1-2, Bellingham Cetak Sejarah El Clasico
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya