Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bayern Muenchen Vs Sevilla, Dihantui Virus Corona

Kamis, 24 September 2020 06:10 WIB
Para pemain Bayern Muenchen. (Foto : Istimewa)
Para pemain Bayern Muenchen. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Juara Liga Champions, Bayern Munchen akan menghadapi juara Liga Europa, Sevilla, dalam ajang Piala Super Eropa 2020, di Puskas Arena, Budapest, Hongaria, Jumat (25/9)  dini hari nanti WIB.

Pertandingan ini sarat gengsi. Bayern Munchen adalah tim pertama dalam sejarah sepak bola Liga Champions yang mengangkat trofi setelah memenangkan semua pertandingan dalam perjalanan ke final. Anak asuh Hansi Flick itu memenangi seluruh laga Liga Champions musim 2019-2020.

Sementara Sevilla merupakan tim paling sukses di Liga Europa dengan enam gelar sekaligus mempertahankan rekor 100 persen mereka di final.

Berita Terkait : Cabup Malang Positif Corona

Namun kubu Die Roten lebih diunggulkan karena kekuatan mereka musim ini tidak jauh beda dengan musim lalu. Di kompetisi Bundesliga, mereka baru saja menghajar Schalke dengan skor 8-0. Peraih Treble Winners musim lalu itu juga menambah kekuatan di lini depan. Leroy Sane yang baru didatangkan dari Manchester City diprediksi akan tampil.

Namun bek David Alaba dipastikan absen karena masih berkutat dengan cedera otot. Pelatih Bayern Munchen, Hansi Flick, menyebutkan laga menghadapi Sevilla akan seru..

“Kedua tim hanya memiliki masa istirahat yang singkat dan tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan tim, tapi itu bukan alasan, saya berharap kami mampu mengandalkan stamina dan kebugaran pemain,” katanya.

Berita Terkait : PSG Vs Nice, Rawan Ditunda Gegara Corona

Di kubu Sevilla, kehilangan dua pemain utamanya yang meninggalkan klub akan sangat terasa. Sergio Reguilon kembali ke Real Madrid setelah masa pinjamannya habis yang kemudian pindah permanen ke Tottenham pekan lalu.

Lalu, Ever Banega meninggalkan Sevilla dan kini memperkuat tim raksasa Arab Saudi, Al-Shabab. Pelatih Julen Lopetegui masih punya Ivan Rakitic yang baru didatangkan dari Barcelona untuk bisa memperbaiki kekosongan Banega.

Dia juga memuji Bayern sebagai tim yang kuat dalam kerja sama antar pemain. “Pelatih Bayern layak diapresiasi karena membangun tim yang kuat dan fokus pada kerja sama antar lini, hal itu sangat sulit dilakukan. Kini mereka tahu kapan harus menyerang dan bertahan. Kenyataannya, kami akan bertanding dengan tim terbaik di dunia dan kami tidak ingin kalah begitu saja,” tuturnya.

Berita Terkait : Pemerintah Gandeng Unicef Agar Kebagian Vaksin Virus Corona

Meski begitu, pertandingan Piala Super UEFA di Budapest, Hongaria dianggap punya risiko tinggi. Khususnya, terkait penyebaran pandemi corona. Bahkan sehari menjelang laga,sekitar 800 fans Bayern Muenchen justru mengembalikan tiket menonton langsung.

Awalnya, penyelenggara menyediakan 20.000 tempat duduk bagi penonton yang hadir langsung menyaksikan pertandingan itu. Namun, angka kenaikan kasus terinfeksi virus corona di Hongaria, masih terbilang tinggi hingga kini. [OSP]