RM.id Rakyat Merdeka - Upaya menghapus kemiskinan ekstrem masih dilanjutkan Pemerintah di berbagai wilayah. Fokusnya saat ini di wilayah perkampungan kumuh.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, masalah kemiskinan masih menjadi salah satu concern yang terus diperhatikan Pemerintah.
Untuk itu, Pemerintah Pusat terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah menyelesaikan hal tersebut.
Baca juga : Audit Forensik Sirekap KPU!
“Dari pengalaman saya di daerah-daerah di kabupaten/kota itu capaiannya sudah banyak, meski harus terus kita upayakan dan fokus,” kata Muhadjir dalam keterangannya, Minggu (18/2/2024).
Karena itulah, dalam mengatasi kemiskinan ekstrem pihaknya memberikan tanggung jawab lebih kepada Pemda. Baik yang berada di kabupaten dan kota.
“Untuk penanganan kemiskinan ekstrem sebetulnya urusan konkuren. Urusan tanggung jawabnya tidak mutlak di bawah Pemerintah Pusat,” tambah Muhadjir.
Baca juga : Golkar Bakal Usung Petahana Di Pilkada
Pemda, disebut eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, memiliki tanggung jawab besar dalam penanganan permasalahan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.
Pemda juga harus memahami faktor penyebab permasalahan tersebut sekaligus penanganannya. Antara lain, pemanfaatan sumber daya hingga dukungan yang perlu diberikan.
“Kita ingin tahu bagaimana penanganannya, sebabnya apa, sumber daya apa saja yang di sana bisa dimanfaatkan. Kemudian dukungan apa yang dibutuhkan dari pemerintah pusat,” ucap Muhadjir.
Baca juga : Mentan Harus Berani Kotor, Tapi Bukan Calon Koruptor
Kementerian, Pemda dan Lembaga lain yang menjalankan program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial dapat menggunakan data dari Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPPKE).
Melalui data yang update itu, upaya mengentaskan kemiskinan semakin terarah, terpadu dan berkelanjutan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.