BREAKING NEWS
 

Butuh Kolaborasi Yang Tepat Untuk Menanganinya

Kemiskinan Ekstrem Banyak Terdapat Di Kampung Kumuh

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ERWIN TAMSAL
Senin, 19 Februari 2024 07:30 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (tengah) saat berdialog dengan warga Kelurahan Belawan Bahari, Medan, Sabtu (17/2/2024). (ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan)

 Sebelumnya 
Kemiskinan ekstrem banyak ditemukan di wilayah perkam­pungan kumuh. Seperti wilayah yang baru saja didatangi Ke­menko PMK di Kota Medan, Sumatera Utara, pada akhir pe­kan. Tepatnya, Belawan Bahari.

Wilayah tersebut masuk dalam area yang membutuhkan perha­tian serius. Area kumuh seperti ini perlu dibangun sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem.

“Kami berharap semoga dalam waktu yang tidak lama kawasan ini bisa menjadi daerah yang nyaman, sehat, dan menginspirasi bagaimana Pemerin­tah menyelesaikan kemiskinan ekstrem terutama di wilayah-wilayah kumuh,” kata Muhadjir.

Baca juga : Audit Forensik Sirekap KPU!

Belawan Bahari merupakan contoh dari kawasan miskin ekstrem yang ada di Indonesia. Bahkan, berdasarkan informasi yang didapatkan Muhadjir, ka­wasan ini merupakan wilayah yang sering kali terendam banjir rob saat air laut pasang.

Adsense

Kemudian, Kawasan Belawan Bahari juga memiliki perma­salahan lingkungan yang cukup buruk. Seperti, banyaknya sam­pah, kurangnya drainase, air bersih dan banyak rumah tidak layak huni.

Pemerintah melalui Kemen­terian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama berbagai instansi ter­kait melakukan penataan ulang kawasan Belawan Bahari. Pemerintah memanfaatkan road map pembangunan menyeluruh dan jangka panjang.

Baca juga : Golkar Bakal Usung Petahana Di Pilkada

Upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian PUPR, di antaranya melakukan pengerjaan saluran drainase, normalisasi saluran pipa, konstruksi air ber­sih dengan reservoir glass steel, pembangunan jalan lingkungan, ruang terbuka publik.

Juga, lokasi penjemuran ikan, termasuk juga pembangunan rumah tidak layak huni yang amblas terkena rob.

Selain itu, Kementerian PUPR juga berencana membangun rumah susun untuk menjadi ka­wasan rumah layak huni untuk warga Kawasan Belawan Bahari.

Baca juga : Mentan Harus Berani Kotor, Tapi Bukan Calon Koruptor

Kemudian, untuk penanganan banjir rob, juga dibangun 7 pintu air yang akan mengalirkan air rob supaya tidak menggenangi pemukiman warga.

“Dari pemaparan pihak Ke­menterian PUPR, pembangunan kawasan Belawan Bahari ini ma­sih sekitar 30 persen, dan masih perlu waktu. Tapi InsyaAllah 2024 ini akan kita tuntaskan,” tandas Muhadjir.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense