Sebelumnya
Terpisah, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan Kementerian PUPR Edward Abdurrahman mengungkapkan, upaya menghapus kemiskinan ekstrem ini butuh kolaborasi yang benar-benar kuat dan tepat. Terutama, untuk wilayah kumuh.
Pekerjaan terbesar penanganan kemiskinan ekstrem berada pada masyarakat yang berpenghasilan di bawah Rp 3,5 juta per bulan.
Bantuan yang digulirkan PUPR untuk mendukung peningkatan kualitas rumah baru sebatas menyentuh masyarakat berkategori penghasilan Rp 2,2 juta-Rp 3,4 juta per bulan.
Baca juga : Audit Forensik Sirekap KPU!
Adapun masyarakat berpendapatan di bawah Rp 2,2 juta umumnya tidak memiliki kemampuan meningkatkan kualitas hunian mereka.
“Upaya mengatasi kemiskinan ekstrem, termasuk permukiman kumuh, memerlukan kolaborasi Pemerintah Pusat dan daerah, serta pemangku kepentingan terkait. Solusi yang diperlukan antara lain rumah khusus dan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) murah,” katanya.
Dia mengemukakan, jumlah masyarakat miskin ekstrem yang harus dientaskan hingga 2024 mencapai 6,2 juta jiwa. Sementara itu, dukungan Kementerian PUPR terbatas.
Baca juga : Golkar Bakal Usung Petahana Di Pilkada
Lalu, untuk penanganan kemiskinan ekstrem melalui program infrastruktur berbasis masyarakat dan peningkatan kualitas permukiman baru mampu menjangkau 100 ribu-150 ribu jiwa per tahun.
“Program (infrastruktur berbasis masyarakat dan peningkatan kualitas rumah) ini baru dimulai tahun 2020. Maka mengatasi kemiskinan ekstrem ini bukan hal yang mudah,” ujarnya.
Pemerintah berharap, dengan adanya penataan pembangunan seperti yang dilakukan di Kawasan Belawan Bahari ini dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem yang ada di Sumut.
Baca juga : Mentan Harus Berani Kotor, Tapi Bukan Calon Koruptor
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin 19/2/2024 dengan judul Butuh Kolaborasi Yang Tepat Untuk Menanganinya, Kemiskinan Ekstrem Banyak Terdapat Di Kampung Kumuh
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.